BRIN Kembangkan Model Energi Jaringan Seluler Berkelanjutan

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan pemodelan energi jaringan seluler berkelanjutan untuk menjawab tantangan lonjakan trafik digital yang terus meningkat.
Pengembangan ini dilakukan untuk membantu efisiensi konsumsi energi pada infrastruktur telekomunikasi seiring pertumbuhan penggunaan layanan digital di Indonesia.
Dalam keterangan resmi BRIN disebutkan bahwa peningkatan trafik digital berdampak langsung pada kebutuhan energi jaringan seluler. Kondisi tersebut mendorong perlunya sistem pengelolaan energi yang lebih efisien agar operasional jaringan tetap stabil dan berkelanjutan.
Peneliti Pusat Riset Telekomunikasi BRIN, Suyoto, menjelaskan sektor telekomunikasi menghadapi tantangan besar akibat meningkatnya kebutuhan konektivitas dan konsumsi data masyarakat. “Lonjakan trafik digital menyebabkan konsumsi energi jaringan seluler terus meningkat,” kata Suyoto.
BRIN Fokus pada Efisiensi Energi Jaringan
BRIN menyebut pemodelan energi ini dikembangkan untuk membantu operator telekomunikasi mengelola penggunaan energi secara lebih optimal. Sistem tersebut dirancang agar konsumsi daya dapat disesuaikan dengan kebutuhan trafik jaringan.
Menurut BRIN, pendekatan ini dapat membantu menekan pemborosan energi terutama pada jam-jam dengan trafik rendah. Pemodelan juga dikembangkan untuk mendukung pengurangan emisi karbon dari sektor telekomunikasi.
“Pemodelan energi jaringan seluler diperlukan untuk mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan sistem telekomunikasi,” ujar Suyoto.
BRIN menjelaskan penelitian tersebut memanfaatkan pendekatan berbasis data untuk memetakan pola konsumsi energi jaringan seluler. Data trafik digunakan untuk membantu simulasi kebutuhan energi pada berbagai kondisi operasional.
Dorong Infrastruktur Telekomunikasi Berkelanjutan
Dalam penjelasannya, BRIN menilai transformasi digital yang terus berkembang membuat kebutuhan infrastruktur telekomunikasi semakin besar. Hal ini menyebabkan operator membutuhkan strategi efisiensi energi agar operasional jaringan tetap berjalan optimal.
BRIN menyebut pemodelan energi berkelanjutan dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung pengembangan jaringan seluler yang lebih ramah lingkungan. Sistem tersebut juga diharapkan membantu industri telekomunikasi menghadapi pertumbuhan trafik data di masa depan.
Selain efisiensi energi, penelitian ini ditujukan untuk mendukung stabilitas kualitas layanan jaringan seluler ketika terjadi peningkatan trafik digital secara signifikan.
BRIN menyatakan pengembangan model energi jaringan seluler berkelanjutan masih terus dilakukan sebagai bagian dari riset teknologi telekomunikasi dan transformasi digital nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 5Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 6Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 7DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 8Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba









