Tekno

BRIN Kembangkan Model Energi Jaringan Seluler Berkelanjutan

Yusuf Tirtayasa | 20 Mei 2026, 20:17 WIB
BRIN Kembangkan Model Energi Jaringan Seluler Berkelanjutan

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan pemodelan energi jaringan seluler berkelanjutan untuk menjawab tantangan lonjakan trafik digital yang terus meningkat.

Pengembangan ini dilakukan untuk membantu efisiensi konsumsi energi pada infrastruktur telekomunikasi seiring pertumbuhan penggunaan layanan digital di Indonesia.

Dalam keterangan resmi BRIN disebutkan bahwa peningkatan trafik digital berdampak langsung pada kebutuhan energi jaringan seluler. Kondisi tersebut mendorong perlunya sistem pengelolaan energi yang lebih efisien agar operasional jaringan tetap stabil dan berkelanjutan.

Peneliti Pusat Riset Telekomunikasi BRIN, Suyoto, menjelaskan sektor telekomunikasi menghadapi tantangan besar akibat meningkatnya kebutuhan konektivitas dan konsumsi data masyarakat. “Lonjakan trafik digital menyebabkan konsumsi energi jaringan seluler terus meningkat,” kata Suyoto.

BRIN Fokus pada Efisiensi Energi Jaringan

BRIN menyebut pemodelan energi ini dikembangkan untuk membantu operator telekomunikasi mengelola penggunaan energi secara lebih optimal. Sistem tersebut dirancang agar konsumsi daya dapat disesuaikan dengan kebutuhan trafik jaringan.

Menurut BRIN, pendekatan ini dapat membantu menekan pemborosan energi terutama pada jam-jam dengan trafik rendah. Pemodelan juga dikembangkan untuk mendukung pengurangan emisi karbon dari sektor telekomunikasi.

“Pemodelan energi jaringan seluler diperlukan untuk mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan sistem telekomunikasi,” ujar Suyoto.

BRIN menjelaskan penelitian tersebut memanfaatkan pendekatan berbasis data untuk memetakan pola konsumsi energi jaringan seluler. Data trafik digunakan untuk membantu simulasi kebutuhan energi pada berbagai kondisi operasional.

Dorong Infrastruktur Telekomunikasi Berkelanjutan

Dalam penjelasannya, BRIN menilai transformasi digital yang terus berkembang membuat kebutuhan infrastruktur telekomunikasi semakin besar. Hal ini menyebabkan operator membutuhkan strategi efisiensi energi agar operasional jaringan tetap berjalan optimal.

BRIN menyebut pemodelan energi berkelanjutan dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung pengembangan jaringan seluler yang lebih ramah lingkungan. Sistem tersebut juga diharapkan membantu industri telekomunikasi menghadapi pertumbuhan trafik data di masa depan.

Selain efisiensi energi, penelitian ini ditujukan untuk mendukung stabilitas kualitas layanan jaringan seluler ketika terjadi peningkatan trafik digital secara signifikan.

BRIN menyatakan pengembangan model energi jaringan seluler berkelanjutan masih terus dilakukan sebagai bagian dari riset teknologi telekomunikasi dan transformasi digital nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.