Tekno

BYD Kantongi Lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 DM Jadi Kontributor Utama

Winna Wandayani | 18 Agustus 2026, 14:40 WIB
BYD Kantongi Lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 DM Jadi Kontributor Utama
BYD M6 EV (AKURAT.CO/Winna Wandayani)

AKURAT.CO PT BYD Motor Indonesia mencatat lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama mengikuti ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. BYD M6 menjadi salah satu model dengan kontribusi terbesar terhadap capaian tersebut.

Dari total SPK itu, lebih dari 850 unit merupakan BYD M6 DM. Angka tersebut menyumbang lebih dari 20 persen terhadap total pemesanan BYD selama pameran otomotif tersebut.

Selain M6 DM, sekitar 20 persen pemesanan BYD tersebar pada sejumlah model lain. Di antaranya BYD SEAL, ATTO 3, SEALION 7, DOLPHIN, hingga DENZA D9.

BYD ATTO 1 juga menjadi salah satu model yang mendapat perhatian konsumen selama GIIAS 2026. Model tersebut melengkapi pilihan kendaraan yang menyumbang capaian SPK BYD di pameran.

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan respons konsumen terhadap BYD M6 DM terus menunjukkan tren positif. Tingginya pemesanan di GIIAS 2026 menunjukkan teknologi Dual Mode mulai mendapat perhatian dari konsumen Indonesia.

"Penerimaan tersebut terus berlanjut hingga GIIAS 2026, dimana tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa teknologi DM menjadi pilihan yang relevan bagi keluarga di Tanah Air," ujar Eagle, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (18/8/2026).

Sebelum GIIAS 2026, BYD M6 DM juga telah mencatat penjualan lebih dari 3.200 unit secara wholesales sejak diperkenalkan di Indonesia. Model tersebut mulai didistribusikan pada akhir Mei 2026.

Dengan capaian lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026, BYD mencatat respons positif konsumen terhadap kendaraan elektrifikasinya. BYD M6 menjadi salah satu model dengan kontribusi terbesar dalam capaian tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.