Tekno

BRIN Uji Terbang Pesawat Nirawak dari Alap-Alap hingga Trinity F90

Yusuf Tirtayasa | 3 Juli 2026, 20:53 WIB
BRIN Uji Terbang Pesawat Nirawak dari Alap-Alap hingga Trinity F90
BRIN Uji Terbang Pesawat Nirawak dari Alap-Alap hingga Trinity F90. (dok. BRIN)

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil melaksanakan uji terbang sejumlah pesawat udara nirawak (PUNA), mulai dari Alap-Alap hingga Trinity F90.

Pengujian ini menjadi bagian dari pengembangan teknologi kedirgantaraan nasional untuk meningkatkan kemampuan wahana nirawak dalam mendukung berbagai kebutuhan, seperti pemetaan, pemantauan wilayah, hingga riset.

Dalam keterangan resminya, BRIN menjelaskan bahwa uji terbang dilakukan untuk mengevaluasi performa, keandalan, dan kesiapan operasional setiap platform pesawat udara nirawak yang dikembangkan. Pengujian tersebut juga menjadi tahapan penting sebelum teknologi dimanfaatkan pada berbagai aplikasi di lapangan.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah platform PUNA dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda. Melalui pengujian tersebut, BRIN memperoleh data untuk penyempurnaan desain maupun peningkatan performa sistem pesawat.

Uji Terbang Evaluasi Performa Pesawat Nirawak

Tri Budi Santoso, Peneliti Pusat Riset Teknologi Penerbangan BRIN, menjelaskan bahwa uji terbang menjadi tahapan penting dalam memastikan seluruh sistem pesawat bekerja sesuai dengan rancangan.

“Uji terbang dilakukan untuk memverifikasi performa dan keandalan sistem pesawat udara nirawak sehingga siap digunakan sesuai kebutuhan operasional.”

Menurut BRIN, pengujian mencakup evaluasi kemampuan terbang, sistem kendali, navigasi, serta komunikasi pesawat selama menjalankan misi.

Selain Alap-Alap, BRIN juga menguji Trinity F90 yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional berbasis pesawat nirawak.

Dukung Pengembangan Teknologi Kedirgantaraan Nasional

BRIN menilai pengembangan pesawat udara nirawak menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemampuan teknologi penerbangan di Indonesia.

Tri mengatakan pengembangan pesawat udara nirawak diharapkan dapat mendukung kemandirian teknologi nasional serta menjawab kebutuhan berbagai sektor di Indonesia.

Ia menjelaskan hasil uji terbang akan menjadi dasar untuk pengembangan tahap berikutnya, termasuk penyempurnaan teknologi dan peningkatan kemampuan operasional pesawat udara nirawak.

Pengembangan berbagai platform PUNA tersebut merupakan bagian dari upaya BRIN dalam memperkuat inovasi teknologi penerbangan nasional yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sipil maupun penelitian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.