HP Rp1 Jutaan Dulu vs Sekarang, Apa yang Berubah?

AKURAT.CO Smartphone di kisaran harga Rp1 jutaan mengalami perubahan besar dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir. Perangkat yang dulu hanya ditujukan untuk kebutuhan dasar kini mulai menawarkan pengalaman yang jauh lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Sekitar 2016 hingga 2020, sebagian besar HP entry-level masih dibekali RAM 2 GB hingga 3 GB dan penyimpanan internal 16 GB atau 32 GB. Layar HD, kamera tunggal, serta pengisian daya standar juga menjadi spesifikasi yang umum dijumpai pada kelas ini.
Saat itu, performa smartphone murah sering kali terbatas ketika digunakan untuk membuka banyak aplikasi sekaligus. Pengguna juga harus lebih sering menghapus foto atau aplikasi karena kapasitas penyimpanan cepat penuh.
Kini, kondisi tersebut mulai berubah. Dikutip dari Android Central, Minggu (28/6/2026), banyak smartphone murah sudah dibekali RAM hingga 8 GB, penyimpanan 128 GB, baterai 5.000 mAh dan layar refresh rate tinggi yang sebelumnya identik dengan ponsel kelas menengah.
Perubahan lainnya terlihat pada sisi perangkat lunak. Jika dulu pembaruan Android dan keamanan hanya diberikan dalam waktu singkat, kini semakin banyak produsen yang mulai memperpanjang dukungan software agar perangkat dapat digunakan lebih lama.
Dikutip dari situs resmi Google, Android Go terus dikembangkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna smartphone berspesifikasi rendah. Sistem operasi ini dirancang agar aplikasi berjalan lebih cepat, lebih hemat ruang penyimpanan, sekaligus meningkatkan keamanan perangkat entry-level.
Selain performa, kualitas kamera pada HP murah juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sensor beresolusi lebih tinggi dan pemrosesan gambar berbasis perangkat lunak membuat hasil foto kini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.
Fitur yang sebelumnya hanya ditemukan pada ponsel lebih mahal juga mulai hadir di kelas entry-level. Mulai dari sensor sidik jari, NFC pada model tertentu, hingga fast charging kini semakin mudah ditemukan pada smartphone dengan harga terjangkau.
Meski spesifikasinya meningkat, harga smartphone murah juga ikut mengalami penyesuaian. Naiknya biaya komponen seperti memori dan penyimpanan membuat produsen harus mencari keseimbangan antara harga jual dan fitur yang ditawarkan.
Akibatnya, konsumen saat ini memang memperoleh perangkat dengan kemampuan yang jauh lebih baik. Namun, pilihan smartphone baru di kisaran harga paling rendah tidak lagi sebanyak beberapa tahun lalu karena produsen lebih banyak menghadirkan perangkat dengan spesifikasi yang lebih tinggi.
Bagi pembeli, perubahan ini membuat smartphone entry-level menawarkan nilai yang lebih baik dibanding sebelumnya. Perangkat tersebut tidak lagi hanya untuk komunikasi, tetapi juga mampu mendukung belajar, bekerja, hiburan dan mengakses layanan digital sehari-hari.
Secara keseluruhan, HP Rp1 jutaan telah berkembang pesat dibanding generasi sebelumnya. Walau harganya tidak lagi semurah dulu, peningkatan spesifikasi, fitur dan dukungan software membuat smartphone murah saat ini menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 5SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 6DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 7Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 8Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10BYD Kantongi Lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 DM Jadi Kontributor Utama









