Tekno

Physical AI Mulai Masuk Indonesia, Robot Humanoid hingga Robot Otonom Kian Berkembang

Winna Wandayani | 11 Juni 2026, 10:49 WIB
Physical AI Mulai Masuk Indonesia, Robot Humanoid hingga Robot Otonom Kian Berkembang
Physical AI Mulai Masuk Indonesia, Robot Humanoid hingga Robot Otonom Kian Berkembang (AKURAT.CO/Winna Wandayani)

AKURAT.CO Perkembangan kecerdasan buatan (AI) kini mulai memasuki fase baru yang dikenal sebagai Physical AI. Teknologi ini membuat AI hadir dalam bentuk robot fisik yang mampu memahami lingkungan dan menjalankan tugas secara mandiri.

Tren tersebut mulai terlihat di Indonesia setelah Agibot memperluas kehadirannya melalui kemitraan dengan PT Denka Pratama Indonesia. Upaya ini membuka akses yang lebih luas terhadap teknologi robotika cerdas.

"Keunggulan teknologi dan filosofi produk AGIBOT, dipadukan dengan sumber daya yang dimiliki Denka, akan menghadirkan peluang yang luar biasa untuk mengembangkan pasar Indonesia," ujar Ching selaku Pendiri Denka Pratama Indonesia, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Physical AI dinilai menjadi arah baru perkembangan AI karena tidak lagi terbatas pada dunia digital. Teknologi ini menggabungkan AI dengan kemampuan fisik untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.

Salah satu fokus utama Agibot adalah pengembangan robot humanoid yang dirancang untuk bekerja di lingkungan yang digunakan manusia sehari-hari. Robot jenis ini dikembangkan agar mampu beradaptasi dan berinteraksi secara lebih alami.

Baca Juga: Nvidia Perluas Kerja Sama Robot Humanoid ke AS, Eropa dan Korea Selatan

Perusahaan tersebut menghadirkan robot humanoid melalui seri A3 serta G Series yang terdiri dari G2 dan G2 Air. Platform ini menggabungkan AI, sensor dan sistem penggerak untuk mendukung kebutuhan penelitian, pendidikan, hingga layanan publik.

Selain robot humanoid, Agibot juga membawa X Series yang mencakup X2 Ultra, X2 dan X2 REC. Robot mobile ini dirancang untuk pengembangan teknologi otonom, riset, serta eksperimen berbasis AI.

Pada sektor pendidikan dan penelitian, perusahaan menghadirkan D1 Series untuk laboratorium dan institusi pendidikan. Platform tersebut ditujukan untuk mendukung pembelajaran sekaligus pengembangan inovasi robotika.

Agibot juga memperkenalkan C Series yang ditujukan untuk kebutuhan operasional di berbagai fasilitas komersial dan publik. Robot pada lini ini memanfaatkan navigasi cerdas dan sistem berbasis cloud untuk menjalankan tugas secara mandiri.

Beberapa model dalam C Series dirancang untuk beroperasi dalam waktu lama dan terintegrasi dengan infrastruktur bangunan modern. Teknologi semacam ini mulai banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor.

Sementara itu, OmniHand Series dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan robot dalam memegang dan memanipulasi objek secara presisi. Teknologi ini menjadi salah satu komponen penting dalam pengembangan robot generasi berikutnya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa Physical AI mulai bergerak dari tahap konsep menuju penerapan yang lebih nyata. Integrasi antara AI dan robotika diperkirakan akan semakin berkembang di sektor industri, pendidikan dan layanan publik dalam beberapa tahun mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.