Tekno

Perangkat Smart Home Paling Berguna untuk Rumah Modern, Mana yang Paling Dipakai?

Winna Wandayani | 27 Mei 2026, 23:06 WIB
Perangkat Smart Home Paling Berguna untuk Rumah Modern, Mana yang Paling Dipakai?
Ilustrasi Smart Home (Freepik)

AKURAT.CO Perangkat smart home kini semakin mudah ditemukan di pasaran. Namun, tidak semua perangkat benar-benar berguna dalam aktivitas sehari-hari di rumah.

Sebagian pengguna justru lebih memilih perangkat yang sederhana dan praktis. Smart home yang paling sering dipakai biasanya punya fungsi jelas dan mudah digunakan.

Tren smart home saat ini juga mulai bergeser ke perangkat yang benar-benar membantu aktivitas harian. Banyak pengguna tidak lagi mencari rumah futuristik dengan sistem yang terlalu rumit.

CCTV Pintar Jadi Perangkat yang Paling Banyak Dipakai

Salah satu perangkat yang paling sering digunakan adalah CCTV pintar. Perangkat ini membantu pengguna memantau kondisi rumah langsung lewat smartphone kapan saja dan di mana saja.

Pasar smart home security terus mengalami pertumbuhan global dalam beberapa tahun terakhir. Kebutuhan keamanan rumah menjadi salah satu faktor utama meningkatnya penggunaan perangkat pintar, sebagaimana dikutip dari Statista, Rabu (27/5/2026).

CCTV modern kini tidak hanya berfungsi merekam video seperti kamera biasa. Banyak model sudah dilengkapi sensor gerak, alarm otomatis, audio dua arah, hingga notifikasi real-time ke ponsel pengguna.

Fitur tersebut membuat pengguna bisa langsung mengetahui aktivitas mencurigakan di rumah. Beberapa perangkat bahkan sudah mampu mengenali gerakan manusia sehingga mengurangi alarm palsu.

Kamera keamanan sebagai perangkat smart home yang paling cepat diadopsi pengguna. Alasannya karena manfaatnya langsung terasa sejak hari pertama penggunaan.

Smart Lock dan Smart Lamp Mulai Banyak Digunakan

Selain CCTV, smart lock atau kunci pintar juga mulai banyak dipakai. Perangkat ini dianggap lebih praktis dibanding kunci konvensional yang mudah hilang atau tertinggal.

Pengguna dapat membuka pintu menggunakan sidik jari, PIN, kartu NFC, hingga aplikasi smartphone. Beberapa smart lock bahkan memungkinkan akses sementara untuk tamu atau kurir tertentu.

Dikutip dari CNET, smart lock berkembang karena kebutuhan akses rumah yang lebih fleksibel semakin meningkat. Meski begitu, banyak pengguna masih memilih model yang tetap menyediakan kunci manual sebagai cadangan.

Perangkat lain yang cukup populer adalah smart lamp atau lampu pintar. Lampu jenis ini bukan hanya soal mengganti warna pencahayaan lewat aplikasi.

Fungsi yang paling sering digunakan justru fitur otomatisasinya. Lampu dapat menyala sendiri saat malam hari dan mati otomatis ketika ruangan tidak digunakan.

Smart lighting semakin diminati karena membantu pengguna mengatur pencahayaan dengan lebih praktis. Selain meningkatkan kenyamanan, fitur otomatis juga dinilai membantu penggunaan listrik lebih efisien.

Smart Plug Dinilai Paling Praktis untuk Pemula

Smart plug juga termasuk perangkat smart home yang dianggap paling masuk akal untuk pengguna baru. Alat ini dapat membuat perangkat elektronik biasa dikontrol langsung dari smartphone.

Pengguna dapat menjadwalkan kipas, TV, dispenser, atau mesin kopi mati otomatis pada jam tertentu. Beberapa smart plug juga memiliki fitur pemantauan konsumsi listrik secara real-time.

Dikutip dari Wired, smart plug sebagai perangkat smart home yang murah dan mudah digunakan. Instalasinya sederhana karena tidak memerlukan perubahan besar pada sistem listrik rumah.

Perangkat seperti CCTV pintar, smart lock, smart lamp dan smart plug menjadi contoh teknologi yang paling relevan digunakan di rumah modern. Alasannya karena perangkat tersebut langsung membantu kebutuhan sehari-hari tanpa instalasi yang terlalu kompleks.

Bagi sebagian orang, smart home kini bukan lagi sekadar gaya hidup teknologi. Kehadirannya mulai dianggap sebagai solusi praktis untuk keamanan, kenyamanan dan efisiensi aktivitas di rumah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.