ChatGPT Kini Bisa Edit dan Simpan File Google Drive Langsung dari Chat

AKURAT.CO OpenAI memperbarui integrasi Google Drive di ChatGPT dengan fitur yang membuat pengguna dapat membuka dan mengedit file langsung dari ruang percakapan. Perubahan yang dibuat juga dapat disimpan kembali ke file asli di Google Drive.
Fitur tersebut mulai digulirkan pada 13 Agustus 2026 dan tersedia untuk pelanggan ChatGPT Plus, Pro, Enterprise, Edu, Healthcare, serta Business. Untuk saat ini, fitur baru tersebut hanya dapat digunakan melalui ChatGPT versi web.
"Sekarang Anda benar-benar bisa membuka dan mengedit file Google Drive di dalam ChatGPT," tulis salah satu pengguna @diegocabezas01 di platform X, dikutip Selasa (18/8/2026).
Integrasi ini mendukung file dan folder yang tersimpan di My Drive, termasuk dokumen yang dibagikan langsung kepada pengguna. Artinya, pengguna dapat mengakses materi dari Google Drive tanpa harus berpindah ke aplikasi lain.
Untuk menggunakannya, pengguna perlu memasang plugin Google Drive melalui menu Plugins di ChatGPT. Setelah terpasang, file dapat dicari melalui Library dan dimasukkan ke percakapan menggunakan @mention atau tombol tambah (+).
File yang sudah dibuka dapat diproses sesuai kebutuhan pengguna. ChatGPT bisa diminta untuk merangkum, menganalisis, membandingkan isi dokumen, atau membuat materi baru berdasarkan file tersebut.
Pengguna juga dapat meminta ChatGPT melakukan perubahan pada dokumen secara langsung. Dengan izin yang diperlukan, setiap hasil edit akan otomatis tersimpan pada file sumber di Google Drive.
Fitur ini juga dapat digunakan untuk mengelola beberapa file sekaligus. Pengguna bisa memilih sebuah folder dan meminta ChatGPT menerapkan perubahan pada file-file yang terdapat di dalamnya.
Fitur ini menjadi pilihan bagi pengguna Google Drive yang lebih terbiasa memakai ChatGPT untuk pekerjaan berbasis kecerdasan buatan. Google sendiri telah mengintegrasikan Gemini ke sejumlah layanan produktivitas, termasuk Drive.
Meski demikian, integrasi Google Drive di ChatGPT masih terbatas untuk pengguna berbayar pada versi web. OpenAI menyebut dukungan untuk aplikasi mobile akan hadir kemudian, tetapi belum mengungkap jadwal peluncurannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 3HAKA Auto Ungkap Mobil Listrik Mulai Masuk ke Kebutuhan Mobilitas Harian
- 4BYD Kantongi Lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 DM Jadi Kontributor Utama
- 5Sewa Mobil Goldenbird Kini Bisa Dipesan Lewat MyBluebird dan Web
- 6Teknik X-Ray Baru Bisa Gandakan Efisiensi Pemindaian
- 7Harga GPU Nvidia, AMD, Intel Terbaru Agustus 2026
- 8Apple Kuasai 46 Persen Pasar Wearable Band Global pada Kuartal II 2026
- 9ChatGPT Kini Bisa Edit dan Simpan File Google Drive Langsung dari Chat
- 10ChatGPT Lulus Ujian Masuk Universitas Tokyo dengan Nilai Tertinggi








