Tekno

Meta Tambah Fitur Keamanan AI, Orang Tua Bisa Dapat Peringatan Jika Remaja Berisiko Bunuh Diri

Winna Wandayani | 22 Juli 2026, 23:59 WIB
Meta Tambah Fitur Keamanan AI, Orang Tua Bisa Dapat Peringatan Jika Remaja Berisiko Bunuh Diri
Meta Tambah Fitur Keamanan AI, Orang Tua Bisa Dapat Peringatan Jika Remaja Berisiko Bunuh Diri (about.fb.com)

AKURAT.CO Meta memperkenalkan sejumlah fitur keamanan baru pada Meta AI untuk meningkatkan perlindungan bagi pengguna remaja. Pembaruan ini difokuskan pada penanganan percakapan yang berkaitan dengan bunuh diri dan tindakan menyakiti diri sendiri.

Meta mengatakan ingin menghadirkan pengalaman menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang lebih sesuai dengan usia remaja. Karena itu, perusahaan menambahkan sistem yang dapat melibatkan orang tua ketika terdeteksi adanya situasi berisiko.

Salah satu fitur baru membuat Meta AI dapat mengirimkan peringatan kepada orang tua jika percakapan remaja menunjukkan tanda-tanda ingin menyakiti diri sendiri. Notifikasi dapat dikirim meski indikasi tersebut disampaikan secara tidak langsung.

Sebelumnya, Meta AI hanya menyarankan pengguna untuk menghubungi layanan bantuan krisis atau berbicara dengan orang dewasa yang dipercaya. Kini, platform tersebut mengambil kebijakan yang lebih proaktif dengan melibatkan orang tua melalui fitur pengawasan di Instagram.

Meta menjelaskan sistem pendeteksi risiko dikembangkan bersama para pakar keselamatan digital dan kesehatan mental. AI dirancang mengenali berbagai bentuk percakapan yang mengindikasikan potensi bahaya terhadap diri sendiri.

Perusahaan menegaskan setiap percakapan yang ditandai AI tidak langsung memicu notifikasi. Seluruh hasil deteksi akan diperiksa terlebih dahulu oleh tim peninjau sebelum peringatan dikirim kepada orang tua.

Apabila setelah proses peninjauan masih ditemukan kemungkinan adanya risiko, Meta tetap akan mengirimkan notifikasi. Menurut perusahaan, pendekatan yang lebih berhati-hati dinilai lebih baik untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Dikutip dari TechRadar, Rabu (22/7/2026), CEO dan Co-Founder ConnectSafely Larry Magid menilai remaja memang memiliki hak atas privasi dalam berkomunikasi. Namun, ia juga berpendapat orang tua perlu mengetahui jika anak mereka berpotensi menyakiti diri sendiri.

Magid mengatakan keputusan Meta telah berusaha menyeimbangkan perlindungan privasi remaja dengan kebutuhan orang tua untuk memberikan dukungan. Ia menilai upaya tersebut dapat membantu keluarga bertindak lebih cepat ketika muncul tanda-tanda bahaya.

Saat ini fitur notifikasi bagi orang tua baru tersedia untuk pengguna parental supervision Instagram di Amerika Serikat, Inggris, Australia dan Kanada. Meta menargetkan fitur tersebut akan diluncurkan secara global sebelum akhir 2026.

Selain notifikasi kepada orang tua, Meta juga mengembangkan kemampuan baru yang membuat AI dapat menghubungi layanan darurat. Fitur ini akan diterapkan jika sistem mendeteksi adanya risiko bunuh diri yang bersifat mendesak pada pengguna, baik remaja maupun orang dewasa.

Meta mengungkapkan pengembangan sistem ini melibatkan lebih dari 75 psikolog serta pakar kesehatan mental. Para ahli membantu mengevaluasi respons AI agar chatbot dapat merespons dengan empati sebelum mengarahkan pengguna mencari bantuan profesional.

Di sisi lain, Meta juga memperketat pembatasan konten pada Meta AI untuk akun remaja. Orang tua kini dapat mengaktifkan mode Limited Content agar chatbot menolak lebih banyak permintaan sensitif dan mengurangi kemungkinan munculnya interaksi yang tidak sesuai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.