Instagram Hapus Video Rekaman Diam-diam dari Kacamata Pintar Meta Ray-Ban

AKURAT.CO Instagram mulai menindak video yang direkam diam-diam menggunakan kacamata pintar Ray-Ban Meta. Kebijakan ini diterapkan setelah muncul banyak konten yang dinilai melanggar privasi orang lain.
Sejumlah video memperlihatkan pengguna merekam perempuan di ruang publik tanpa persetujuan. Tren tersebut memicu kekhawatiran soal penyalahgunaan kamera yang terpasang di kacamata pintar.
"Jika Anda memposting konten yang memanfaatkan orang dan melecehkan mereka, seperti banyak jenis video jalur penjemputan yang telah kami dengar dan lihat, maka kami akan menghapus kontennya," kata Adam Mosseri selaku Kepala Instagram dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (6/8/2026).
Kasus ini menjadi tantangan baru bagi Meta yang sedang mendorong adopsi kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI). Perusahaan harus meyakinkan pengguna bahwa perangkat tersebut tetap aman digunakan tanpa mengorbankan privasi.
Popularitas kacamata pintar Meta sendiri terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Pada kuartal pertama 2026, pengiriman smart glasses tanpa layar melonjak 167 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Meta menyebut setiap kacamata dilengkapi lampu LED putih yang akan menyala saat kamera digunakan. Lampu indikator tersebut tidak dapat dimatikan agar orang di sekitar mengetahui ketika proses perekaman berlangsung.
Perusahaan juga memperbarui sistem keamanan perangkat tersebut. Kamera akan otomatis dinonaktifkan jika sistem mendeteksi lampu indikator telah dirusak atau dilepas.
Meski begitu, sejumlah pemerhati privasi menilai fitur tersebut belum cukup. Mereka menilai orang tetap sulit mengetahui apakah kacamata sedang merekam atau tidak.
Kekhawatiran meningkat setelah muncul laporan penggunaan kacamata Meta untuk merekam orang tanpa izin. Bahkan, Comic-Con di Inggris melarang perangkat perekam yang dapat dikenakan demi melindungi privasi pengunjung.
Di tengah kontroversi tersebut, Apple dikabarkan tengah menyiapkan kacamata pintar dengan fokus pada perlindungan privasi. Persaingan smart glasses pun diperkirakan tak hanya soal fitur AI, tetapi juga keamanan data pengguna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 2Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 5DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 6Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 7Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 8Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba








