Chery Siapkan IPO AiMOGA, Targetkan 10 Ribu Robot Tahun Depan

AKURAT.CO AiMOGA Robotics, perusahaan robotika yang berafiliasi dengan Chery Automobile, tengah mempersiapkan rencana penawaran saham perdana (IPO). Dana dari aksi tersebut nantinya dapat digunakan untuk pengembangan teknologi dan ekspansi bisnis.
Presiden Chery International sekaligus pimpinan AiMOGA, Zhang Guibing, mengatakan perusahaan sedang membahas sejumlah pilihan lokasi IPO. Namun, ia belum mengungkapkan bursa maupun waktu pencatatan saham tersebut.
"Kami sedang membuat persiapan yang relevan sekarang ... dan saat ini sedang dalam diskusi dengan beberapa lokasi (IPO)," kata Zhang, dikutip dari Reuters, Rabu (9/9/2026).
Chery saat ini menguasai hampir 77 persen saham AiMOGA berdasarkan data Tianyancha. Rencana tersebut juga mengikuti upaya Chery sebelumnya yang membawa sejumlah perusahaan afiliasinya ke pasar saham.
AiMOGA mulai diinkubasi Chery pada Januari 2025 dan kini telah mengirim lebih dari 3.000 robot secara global. Sekitar 2.000 unit di antaranya dikirim ke luar China, dengan operasional perusahaan telah mencakup lebih dari 60 negara dan wilayah.
Perusahaan menargetkan pengiriman 10.000 robot secara global pada tahun depan. AiMOGA juga ingin berkembang menjadi salah satu perusahaan robotika terkemuka di dunia.
Baca Juga: Xiaomi Skynomad N70 Resmi Meluncur, Jarak Tempuh Listrik Tembus 505 Km
Pengembangan AiMOGA tidak hanya menyasar kebutuhan pabrik dan industri. Perusahaan juga mulai mengembangkan robot untuk layanan publik, termasuk pengaturan lalu lintas dan keselamatan masyarakat.
Awal tahun ini, AiMOGA memperkenalkan robot humanoid untuk kepolisian. Sebanyak 110 unit telah digunakan di sejumlah kota China untuk membantu pengaturan lalu lintas, pengarahan kerumunan dan kampanye keselamatan publik.
Menurut Zhang, pengaturan lalu lintas menjadi salah satu penggunaan yang potensial karena petugas harus bekerja dalam kondisi berat. Petugas juga menghadapi cuaca ekstrem, polusi kendaraan, serta risiko kecelakaan saat bertugas.
Peluang serupa juga dinilai terbuka di pasar internasional, terutama Timur Tengah dan Asia Tenggara. Untuk ekspansi awal, AiMOGA akan lebih fokus pada robot layanan dan robot pendamping.
Industri robotika China kini menghadapi persaingan yang semakin ketat, mirip dengan perkembangan kendaraan listrik beberapa tahun lalu. Zhang memperkirakan persaingan biaya akan tetap sengit dan mendorong konsolidasi industri.
AiMOGA juga terbuka untuk memperluas bisnis ke berbagai negara, tetapi harus menyesuaikan produknya dengan aturan dan kebutuhan konsumen setempat. Hal ini menjadi penting karena perusahaan mulai mengurangi ketergantungannya pada pasar domestik China.
"Robot humanoid bisa memakan waktu sekitar satu dekade untuk matang sebelum melihat adopsi yang cepat," pungkas Zhang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









