Tekno

Google Tambah Login Pakai Video Selfie, Begini Cara Mengaktifkannya

Winna Wandayani | 8 Agustus 2026, 23:59 WIB
Google Tambah Login Pakai Video Selfie, Begini Cara Mengaktifkannya
Google Tambah Login Pakai Video Selfie (Blog.google)

AKURAT.CO Google menyediakan opsi login baru menggunakan video selfie. Fitur ini menjadi metode cadangan saat pengguna tidak bisa mengakses perangkat utama atau perangkat terpercaya.

Pilihan tersebut dapat berguna ketika ponsel hilang atau pengguna sedang tidak memiliki akses ke komputer yang sebelumnya sudah dipercaya oleh Google. Fitur video selfie kini mulai muncul pada menu Security & sign-in di sejumlah akun, termasuk pengguna di Indonesia.

Namun, ketersediaannya masih dilakukan secara bertahap sehingga belum semua akun mendapatkan opsi tersebut. Jika sudah tersedia, pengguna perlu mengaktifkannya terlebih dahulu melalui pengaturan akun Google.

Cara Mengaktifkan Login Video Selfie Google

Fitur video selfie dapat diaktifkan melalui pengaturan akun Google. Dikutip dari situs resmi Google, Sabtu (8/8/2026), berikut cara untuk mengaktifkannya:

- Buka myaccount.google.com melalui browser.

- Pilih menu Security & sign-in.

- Cari bagian How you sign in to Google, lalu pilih Video selfie.

- Tekan Continue pada halaman Add selfie for sign-in.

- Rekam video menggunakan kamera komputer atau pindai kode QR yang muncul jika komputer tidak memiliki kamera.

- Lepaskan kacamata atau masker dan pastikan tidak ada orang lain di sekitar saat proses perekaman.

- Ikuti instruksi Google dengan melakukan beberapa gerakan kepala sederhana.

- Setelah selesai, video selfie akan tersimpan sebagai salah satu metode login cadangan.

Penggunaan fitur ini dapat melibatkan dua perangkat jika kamera komputer tidak tersedia. Ketersediaan menu juga berbeda pada setiap akun karena Google masih menggulirkannya secara bertahap.

Google menyebut fitur video selfie dirancang dengan mengutamakan keamanan dan privasi pengguna. Rekaman disimpan secara terenkripsi dan dilengkapi sistem untuk mencegah penyamaran lewat foto, video palsu, atau deepfake.

Pengguna juga tetap memiliki kendali atas data tersebut. Jika sudah tidak ingin menggunakan fitur video selfie, rekamannya dapat dihapus melalui pengaturan Google Account.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.