BYD Perkuat Lini Kendaraan Energi Baru Lewat M6 EV dan DM di Indonesia

AKURAT.CO PT BYD Motor Indonesia memperkuat strategi kendaraan energi baru di Indonesia melalui teknologi Battery Electric Vehicle (EV) dan Dual Mode (DM). Upaya ini diterapkan melalui lini BYD M6 yang kini hadir dengan dua pilihan teknologi.
BYD sebelumnya meluncurkan BYD M6 EV pada 2024 sebagai MPV listrik pertama yang diperkenalkan secara global di Indonesia. Pengembangan lini tersebut berlanjut dengan kehadiran BYD M6 DM pada Mei 2026 yang menggabungkan motor listrik dan mesin berbahan bakar.
Pada GIIAS 2026, BYD memperkenalkan generasi terbaru BYD M6 EV yang diproduksi di Indonesia. Model tersebut memiliki peningkatan jarak tempuh hingga 450 kilometer dengan baterai berkapasitas 58 kWh.
President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan strategi EV dan DM dibuat untuk memberikan lebih banyak pilihan kendaraan energi baru. Pilihan teknologi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
"Salah satu produk unggulan kami yaitu BYD M6 menjadi representasi dari strategi tersebut dengan menghadirkan dua pilihan teknologi dalam satu model," ujarnya, saat acara peluncuran di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (29/7/2026).
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan tidak semua konsumen memiliki kebutuhan mobilitas yang sama. Karena itu, BYD menghadirkan pilihan teknologi listrik penuh maupun teknologi dengan fleksibilitas perjalanan lebih luas.
"Dengan membawa teknologi EV dan DM ke Indonesia, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan agar masyarakat dapat memilih kendaraan energi baru yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Luther.
BYD menyebut perkembangan kendaraan energi baru di Indonesia terus meningkat. Pada semester pertama 2026, BYD dan DENZA mencatat penjualan lebih dari 26 ribu unit dengan pangsa pasar sekitar 35 persen dari total penjualan kendaraan energi baru nasional.
Untuk BYD M6 EV Standard, model tersebut dipasarkan dengan harga Rp395 juta. Selain itu, BYD juga mencatat lebih dari 4.000 pesanan untuk BYD M6 DM dari berbagai wilayah Indonesia.
Melalui teknologi EV dan DM, BYD menilai transisi kendaraan energi baru perlu menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat. Perusahaan juga terus memperluas jaringan layanan yang kini telah mencapai lebih dari 100 titik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 2Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 5DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 6Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 7Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 8Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba









