Alibaba Luncurkan Accio Work, Bidik Akselerasi Ekspor UKM Indonesia

AKURAT.CO Alibaba meluncurkan Accio Work, tim bisnis berbasis agentic AI yang dirancang untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM) menjalankan berbagai aktivitas perdagangan global secara lebih efisien.
Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Alibaba.com membuka CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia, kompetisi inovasi berbasis AI dengan total hadiah hingga Rp2 miliar. Pemenang nasional nantinya mendapat kesempatan mewakili Indonesia dalam ajang global CoCreate 2026 di London, Inggris.
Accio Work dirancang untuk menjalankan berbagai tugas operasional perdagangan secara end-to-end. Kemampuannya mencakup identifikasi pasar potensial, riset tren dan kompetitor, pencarian pemasok, optimalisasi katalog dan deskripsi produk, hingga dukungan pemasaran global dan pengelolaan toko.
"Di tengah dinamisnya lingkungan perdagangan global, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan; ia telah menjadi infrastruktur inti yang secara fundamental mengubah cara bisnis beroperasi," kata General Manager APAC Region Alibaba.com, Shawn Yang.
Menurut Yang, Accio Work dihadirkan agar UKM dan solopreneur Indonesia dapat mengakses kemampuan operasional yang sebelumnya lebih banyak dimiliki perusahaan berskala besar.
Accio Work Jadi Tim AI untuk Operasional UKM
Alibaba.com melihat keterbatasan sumber daya masih menjadi salah satu hambatan UKM Indonesia ketika ingin menjangkau pasar internasional. Tantangannya mencakup kebutuhan tenaga ahli ekspor-impor, kompleksitas perdagangan lintas batas, hingga beban operasional sehari-hari.
Accio Work dikembangkan untuk bertindak layaknya penasihat sekaligus tim eksekusi berbasis AI yang dapat bekerja sepanjang waktu. Sistem tersebut membantu menyederhanakan proses perdagangan sekaligus mengotomatisasi sejumlah pekerjaan rutin.
Dengan pendekatan tersebut, pemilik bisnis dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk pekerjaan strategis seperti negosiasi dengan pemasok dan pengelolaan risiko.
"Accio Work dirancang untuk memberikan UKM sebuah tim AI yang benar-benar plug-and-play; yang lebih mudah diadopsi, lebih profesional dalam eksekusi, dan lebih otonom dalam operasional," ujar Head of Global Seller Product & Services and APAC Buyer Growth Alibaba.com, James Zhang.
Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar prioritas Alibaba.com di Asia Tenggara karena besarnya ekosistem UKM dan meningkatnya minat pelaku usaha menjangkau pembeli internasional secara digital.
Head of Indonesia Business di Alibaba.com, Roger Luo, mengatakan permintaan pembeli internasional terhadap berbagai kategori produk asal Indonesia juga terus berkembang.
“Kami melihat semakin banyak pembeli global yang mencari produk asal Indonesia di berbagai kategori. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan daya saing produk Indonesia semakin diakui di pasar internasional. Tantangannya kini bukan hanya membuka akses pasar, tetapi juga memastikan bisnis lokal memiliki kemampuan operasional yang memadai untuk merespons peluang tersebut secara cepat dan konsisten,” kata Roger Luo.
CoCreate Pitch 2026 Buka Kesempatan ke London
Selain Accio Work, Alibaba.com membuka pendaftaran CoCreate Pitch 2026 Divisi Indonesia bagi UKM, startup, dan mahasiswa.
Kompetisi tersebut ditujukan untuk membantu peserta mengembangkan ide menjadi solusi bisnis yang dapat diuji dan dipasarkan secara lebih luas. Peserta juga berkesempatan menggunakan perangkat berbasis AI untuk memvalidasi ide, menyusun strategi go-to-market, mempercepat pengembangan produk, serta meningkatkan kesiapan bisnis.
Pendaftaran dibuka mulai 18 Juni hingga 25 Agustus 2026 tanpa dipungut biaya. Sebanyak 10 finalis Indonesia dijadwalkan diumumkan pada 10 September 2026, sedangkan Final Nasional berlangsung pada akhir September.
Pemenang nasional selanjutnya memperoleh kesempatan terbang ke London untuk mewakili Indonesia dalam CoCreate 2026 pada November 2026.
Peluncuran Accio Work dan penyelenggaraan CoCreate Pitch menjadi bagian dari strategi Alibaba.com untuk memperluas penggunaan AI dalam perdagangan lintas batas sekaligus meningkatkan kemampuan operasional UKM agar dapat menjangkau pasar internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 5SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 6DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 7Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 8Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba









