OnePlus Dikabarkan Tinggalkan Pasar AS dan Eropa, Pengumuman Disebut Pekan Ini

AKURAT.CO OnePlus dikabarkan akan menghentikan penjualan smartphone di Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara di Eropa. Kabar tersebut muncul dari laporan media Jerman, WinFuture, yang menyebut pengumuman resmi akan dilakukan pekan ini.
Dikutip dari WinFuture, Selasa (14/7/2026), OnePlus bersama perusahaan induknya, Oppo, disebut tengah menyiapkan perubahan strategi bisnis untuk pasar global. Upay itu diklaim akan membuat OnePlus mundur dari pasar AS dan Eropa.
Dalam laporan tersebut, Oppo disebut akan memperluas kehadirannya, terutama di kawasan Eropa. Perusahaan itu diperkirakan akan mengisi posisi yang selama ini ditempati oleh OnePlus.
Rumor ini muncul setelah OnePlus beberapa kali diterpa isu terkait masa depan bisnisnya di luar China. Pada awal 2026, perusahaan bahkan sempat membantah kabar yang menyebut operasinya akan dihentikan.
Meski telah membantah rumor tersebut, spekulasi mengenai pengurangan aktivitas OnePlus di pasar global terus bermunculan. Salah satunya menyebut ponsel OnePlus versi global nantinya akan menggunakan ColorOS milik Oppo, bukan lagi OxygenOS.
Tanda-tanda perubahan juga mulai terlihat di pasar Eropa. Di Jerman, misalnya, toko online resmi OnePlus kini hanya menjual OnePlus 15R.
Sementara itu, OnePlus 15 dan seluruh lini Nord sudah tidak lagi tersedia di negara tersebut. Kondisi serupa juga dikabarkan terjadi di Italia, Spanyol, Prancis, Austria, Belgia, Belanda, Republik Ceko, Denmark, Swedia dan Norwegia.
Apabila rumor ini terbukti benar, keputusan tersebut akan menjadi salah satu perubahan terbesar OnePlus di luar China. Pasalnya, AS dan Eropa selama ini menjadi dua pasar penting bagi pertumbuhan merek tersebut.
OnePlus dikenal sebagai produsen yang menawarkan smartphone dengan spesifikasi kelas atas namun dijual dengan harga lebih kompetitif. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan juga merambah pasar tablet, perangkat wearable, hingga produk audio.
Hingga kini, OnePlus maupun Oppo belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut. Jika pengumuman benar dilakukan pekan ini, arah baru bisnis OnePlus di pasar global kemungkinan akan segera diketahui.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 5SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 6DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 7Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 8Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba





