Tekno

Qualcomm Akuisisi Startup AI Modular Senilai Rp71 Triliun untuk Perkuat Bisnis AI

Winna Wandayani | 25 Juni 2026, 17:44 WIB
Qualcomm Akuisisi Startup AI Modular Senilai Rp71 Triliun untuk Perkuat Bisnis AI
Qualcomm Akuisisi Startup AI Modular (Qualcomm.com)

AKURAT.CO Qualcomm mengumumkan rencana mengakuisisi startup kecerdasan buatan (AI) Modular melalui transaksi berbasis saham senilai hampir US$4 miliar atau sekitar Rp71 triliun. Upaya ini menjadi bagian dari strategi memperkuat bisnis AI perusahaan.

Akuisisi tersebut memberi Qualcomm akses ke teknologi perangkat lunak yang mampu menjalankan model AI di berbagai jenis chip. Pengembang tidak lagi perlu menulis ulang kode untuk setiap prosesor yang digunakan.

Teknologi Modular dirancang sebagai lapisan perangkat lunak yang dapat bekerja dengan chip dari berbagai produsen. Platform ini mendukung perangkat keras buatan Nvidia, AMD, maupun vendor lainnya.

Kebijakan Qualcomm juga dinilai sebagai upaya menantang dominasi Nvidia di industri AI. Selama ini Nvidia unggul berkat platform CUDA yang digunakan jutaan pengembang di seluruh dunia.

"Qualcomm bertaruh bahwa dengan memiliki perangkat lunak yang memeras lebih banyak kesimpulan dengan lebih efisien dari perangkat keras, ia dapat mempertaruhkan klaim di pasar pusat data," ujar Jacob Bourne selaku analis Emarketer, dikutip dari Reuters, Kamis (25/6/2026).

Inferensi AI merupakan proses ketika model AI menghasilkan jawaban atau prediksi dari data yang diterima. Segmen ini kini menjadi salah satu area persaingan utama di industri chip AI.

Sebagai bagian dari transaksi, Qualcomm akan menerbitkan hingga 19,2 juta saham baru kepada pemegang saham Modular. Berdasarkan harga penutupan saham terakhir Qualcomm, nilai kesepakatan diperkirakan mencapai US$3,92 miliar atau sekitar Rp70 triliun.

Qualcomm saat ini juga terus memperluas bisnis ke pasar data center di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi AI generatif. Perusahaan menargetkan pengiriman prosesor dan chip AI untuk segmen tersebut mulai dilakukan sebelum akhir tahun.

CEO Qualcomm, Cristiano Amon, mengatakan masa depan AI membutuhkan platform yang mudah digunakan pengembang dan mampu berjalan di berbagai lingkungan komputasi. Pendekatan itu diharapkan memberi pelanggan lebih banyak pilihan dalam menerapkan teknologi AI.

Akuisisi Modular diperkirakan selesai pada paruh kedua 2026. Selain itu, Qualcomm juga dilaporkan sedang berdiskusi untuk mengakuisisi startup chip AI Tenstorrent dengan nilai sekitar US$8 miliar hingga US$10 miliar atau sekitar Rp143 triliun hingga Rp179 triliun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.