Tekno

Artemis II Berhasil Keliling Bulan, NASA Pecahkan Rekor Manusia Terjauh

Yusuf Tirtayasa | 24 Mei 2026, 15:41 WIB
Artemis II Berhasil Keliling Bulan, NASA Pecahkan Rekor Manusia Terjauh

AKURAT.CO Misi Artemis II menjadi tonggak sejarah baru eksplorasi antariksa setelah NASA mengumumkan keberhasilan awak Orion mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi dengan selamat.

Publik dibuat takjub dengan pencapaian terbaru manusia di luar angkasa. Misi ini dianggap sebagai langkah besar menuju pendaratan manusia berikutnya di Bulan dan persiapan eksplorasi Mars di masa depan.

NASA menjelaskan bahwa Artemis II menjadi misi berawak pertama program Artemis yang membawa astronaut mengitari Bulan selama hampir 10 hari. Awak yang terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen menggunakan kapsul Orion yang diluncurkan menggunakan roket Space Launch System atau SLS.

Kapsul Orion menjadi salah satu teknologi yang paling banyak dibahas karena dirancang khusus untuk perjalanan deep space. Sistem ini memiliki perlindungan panas, panel surya otomatis, sistem navigasi AI, serta teknologi komunikasi jarak jauh yang memungkinkan astronaut tetap terhubung dengan pusat kendali di Bumi.

Rekor Baru Manusia Terjauh dari Bumi

Dalam perjalanan tersebut, awak Artemis II berhasil mencapai jarak lebih dari 248 ribu mil dari Bumi. Rekor ini melampaui pencapaian misi Apollo 13 yang sebelumnya menjadi manusia dengan jarak terjauh dari planet Bumi.

Selain menguji kemampuan manusia di luar orbit rendah Bumi, NASA juga menguji berbagai perangkat baru seperti software navigasi otomatis, sistem daya panel surya Orion, hingga simulasi komunikasi untuk misi Mars. Teknologi ini nantinya dipakai pada proyek eksplorasi jangka panjang Moon to Mars.

Teknologi Orion Jadi Sorotan Penggemar Antariksa

Banyak penggemar antariksa juga mulai membandingkan Orion dengan kapsul SpaceX Dragon dan Starliner milik Boeing. Orion unggul pada kemampuan deep space karena dirancang khusus menghadapi radiasi luar angkasa dan perjalanan jarak jauh di luar orbit Bumi.

Di sisi lain, meningkatnya popularitas Artemis II ikut memicu pencarian tools simulasi antariksa seperti NASA Eyes, Universe Sandbox, dan SpaceEngine. Platform tersebut digunakan pengguna untuk mempelajari simulasi orbit Bulan, jalur penerbangan Orion, hingga visualisasi perjalanan manusia menuju Mars.

Keberhasilan Artemis II dianggap sebagai fondasi penting sebelum NASA menjalankan misi Artemis III untuk pendaratan manusia di Bulan. Banyak penggemar antariksa kini menunggu perkembangan berikutnya sambil mengikuti update resmi NASA melalui platform digital dan dokumentasi misi terbaru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.