Android 17 Kembangkan Fitur Mirip Handoff Apple, Bisa Lanjut Aktivitas Aplikasi di Perangkat Lain

AKURAT.CO Google tengah menyiapkan fitur baru bernama 'Continue On' untuk Android 17. Fitur ini membuat pengguna dapat melanjutkan aktivitas aplikasi di perangkat Android lain dengan lebih praktis.
Continue On disebut memiliki konsep serupa dengan Handoff milik Apple. Selama ini, Handoff menjadi salah satu fitur andalan dalam ekosistem perangkat Apple.
Melalui Handoff, pengguna dapat memulai pekerjaan di Mac lalu melanjutkannya di iPad atau iPhone. Proses perpindahan aktivitas berlangsung otomatis tanpa perlu membuka file secara manual.
Google kini mencoba menghadirkan pengalaman serupa untuk pengguna Android. Fitur tersebut dirancang agar aktivitas aplikasi bisa berpindah antar perangkat yang menggunakan akun sama.
Pada tahap awal, Continue On baru akan mendukung perpindahan aktivitas antara smartphone dan tablet Android. Dukungan untuk perangkat lain kemungkinan akan hadir pada pengembangan berikutnya.
Baca Juga: Apple Disebut Tunda Peluncuran iPhone 18 Reguler hingga 2027, Strategi Baru Tekan Android?
Salah satu contoh penggunaan fitur ini adalah di aplikasi Google Docs. Dokumen yang dibuka di ponsel nantinya bisa langsung dilanjutkan di tablet melalui rekomendasi khusus.
Dikutip dari 9to5Google, Kamis (21/5/2026), Google menyebut fitur ini bekerja secara dua arah antar perangkat. Artinya, aktivitas dari tablet juga bisa diteruskan kembali ke smartphone pengguna.
Kemunculan Continue On kembali memunculkan perbandingan antara Android dan iOS. Kedua sistem operasi tersebut memang sudah lama saling mengadopsi berbagai fitur unggulan.
Sejak awal kemunculan Android, Apple bahkan pernah menuding sistem operasi Google terlalu mirip dengan iPhone. Namun seiring waktu, persaingan keduanya justru mendorong inovasi teknologi semakin cepat.
Banyak fitur Android yang akhirnya hadir di iPhone. Sebaliknya, Apple juga beberapa kali mengadopsi fitur yang lebih dulu populer di Android.
Persaingan tersebut dianggap menguntungkan pengguna karena membuat perusahaan terus berinovasi. Apple dan Google pun berlomba menciptakan pengalaman ekosistem yang semakin nyaman.
Selain fitur perangkat, kompetisi kini juga meluas ke teknologi kecerdasan buatan (AI). Beberapa fitur Apple Intelligence bahkan diketahui memanfaatkan model AI Gemini milik Google.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 5SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 6DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 7Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 8Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba





