Tekno

Benarkah WiFi Gratis Selalu Berbahaya? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Winna Wandayani | 25 Juli 2026, 16:45 WIB
Benarkah WiFi Gratis Selalu Berbahaya? Ini Fakta yang Perlu Diketahui
Ilustrasi WiFi (Freepik)

AKURAT.CO WiFi gratis di kafe, bandara, hotel, hingga pusat perbelanjaan menjadi pilihan banyak orang untuk menghemat kuota internet. Namun, masih banyak yang menganggap semua jaringan WiFi publik pasti berbahaya.

Faktanya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Penggunaan WiFi publik kini umumnya lebih aman dibanding beberapa tahun lalu karena banyak situs web telah menggunakan enkripsi HTTPS untuk melindungi data pengguna, sebagaimana dikutip dari Federal Trade Commission (FTC), Sabtu (25/7/2026).

Meski begitu, bukan berarti pengguna bisa lengah saat menggunakan jaringan publik. FTC mengingatkan bahwa pelaku kejahatan siber masih dapat memanfaatkan berbagai modus untuk mencuri informasi pribadi jika pengguna tidak berhati-hati.

Salah satu ancaman yang masih perlu diwaspadai adalah jaringan WiFi palsu yang dibuat menyerupai hotspot resmi. Menurut Kaspersky, pelaku dapat memanfaatkan jaringan tersebut untuk mengelabui pengguna agar terhubung tanpa menyadari risikonya.

Jika berhasil terhubung ke jaringan palsu, pengguna bisa diarahkan ke situs berbahaya atau diminta memasukkan informasi penting. Karena itu, pastikan nama jaringan WiFi sesuai dengan yang disediakan oleh pengelola lokasi sebelum menghubungkan perangkat.

Kaspersky juga mengingatkan pengguna agar tidak melakukan aktivitas yang melibatkan data sensitif melalui jaringan WiFi publik. Misalnya, mengakses mobile banking, memasukkan kata sandi akun penting, atau melakukan transaksi keuangan.

Dalam keterangan resminya, Kaspersky menyatakan, "Betapapun menggoda atau mendesaknya suatu transaksi pribadi, jaringan WiFi tanpa kata sandi bukanlah tempat yang tepat untuk menangani informasi penting."

Selain menghindari transaksi penting, FTC menyarankan pengguna memastikan situs yang dikunjungi menggunakan HTTPS. Pengguna juga dianjurkan mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) agar akun memiliki lapisan perlindungan tambahan.

Kaspersky turut menyarankan pengguna memperbarui sistem operasi dan aplikasi secara berkala untuk mendapatkan pembaruan keamanan terbaru. Jika harus mengakses informasi penting melalui WiFi publik, penggunaan VPN juga dapat membantu melindungi lalu lintas data.

Pada akhirnya, WiFi gratis tidak selalu berbahaya selama digunakan dengan bijak. Memastikan terhubung ke jaringan yang benar, menghindari transaksi sensitif dan menerapkan cara-cara keamanan dasar dapat membantu mengurangi risiko menjadi korban kejahatan siber.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.