Tekno

STARFINDO Dorong Startup Industri Indonesia Masuk Rantai Pasok Global

Winna Wandayani | 8 Agustus 2026, 23:10 WIB
STARFINDO Dorong Startup Industri Indonesia Masuk Rantai Pasok Global
STARFINDO Dorong Startup Industri Indonesia Masuk Rantai Pasok Global (STARFINDO)

AKURAT.CO Asosiasi Startup for Industry Indonesia (STARFINDO) menyiapkan arah baru untuk memperkuat daya saing startup industri Indonesia. Fokusnya mencakup hilirisasi inovasi, akses investasi, hingga peluang masuk ke rantai pasok global.

Agenda tersebut menjadi bagian dari kepengurusan STARFINDO periode 2026-2029 yang dipimpin Maulana Wiga. Ia resmi dilantik oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, pada 6 Agustus 2026.

Salah satu persoalan yang ingin diatasi adalah keterbatasan startup dalam mengembangkan produk hingga masuk ke pasar yang lebih luas. STARFINDO menilai inovasi yang dihasilkan startup perlu diarahkan agar dapat digunakan secara nyata oleh sektor industri.

"Kolaborasi lintas sektor antara pelaku startup, industri, investor, pemerintah dan institusi pendidikan untuk mempercepat adopsi teknologi," kata Maulana, dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (8/8/2026).

Selain hilirisasi, STARFINDO juga akan memperluas peluang kerja sama antara startup dengan investor dan perusahaan industri. Hal ini diharapkan dapat membantu startup memperoleh pendanaan sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.

Akses ke pasar internasional turut menjadi perhatian. Startup Indonesia akan didorong untuk terhubung dengan perusahaan dan jaringan industri di luar negeri sehingga produk serta teknologi yang dikembangkan memiliki peluang masuk ke rantai pasok global.

Penguatan ekosistem juga tidak hanya menyangkut hubungan bisnis. STARFINDO akan mendorong tata kelola organisasi yang lebih transparan melalui digitalisasi pengelolaan, penggunaan data dalam pengambilan keputusan dan keterlibatan anggota yang lebih luas.

"STARFINDO tidak hanya berperan sebagai wadah pengembangan talenta muda, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong transformasi digital," kata Menperin Agus Gumiwang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.