Tekno

DRMA Perkenalkan BESS di GIIAS 2026, Bidik Kebutuhan Energi Kendaraan Listrik

Winna Wandayani | 8 Agustus 2026, 22:54 WIB
DRMA Perkenalkan BESS di GIIAS 2026, Bidik Kebutuhan Energi Kendaraan Listrik
DRMA Perkenalkan BESS di GIIAS 2026, Bidik Kebutuhan Energi Kendaraan Listrik (AKURAT.CO/Winna Wandayani)

AKURAT.CO PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memperkenalkan All-in-One Battery Energy Storage System (BESS) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Teknologi ini digunakan untuk menyimpan energi, termasuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik.

BESS bekerja dengan menyimpan energi yang dapat digunakan kembali ketika dibutuhkan. Teknologi tersebut juga dapat terhubung dengan sumber energi surya sehingga pemanfaatan energi terbarukan bisa lebih optimal.

Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso, mengatakan BESS dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik di sejumlah sektor. Penggunaannya mencakup lingkungan perumahan, pusat perbelanjaan, industri, hingga kebutuhan kelistrikan kendaraan listrik.

"Didesain sebagai solusi penyimpanan energi yang dapat diandalkan, efisien dan berkelanjutan, BESS diproduksi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat," kata Irianto, saat bincang media di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (8/8/2026).

BESS dapat dihubungkan dengan panel surya dan dirancang agar mudah dipasang. Pemanfaatan energi bersih juga berpotensi menekan biaya listrik pengguna.

Pengembangan BESS menjadi upaya DRMA memperluas bisnis di sektor kelistrikan. Teknologi ini tidak hanya berfungsi sebagai cadangan daya, tetapi juga menjaga keandalan pasokan.

Kebutuhan BESS dinilai semakin penting seiring pertumbuhan kendaraan listrik. Sistem ini dapat membantu mengelola ketersediaan listrik saat kebutuhan pengisian daya meningkat.

DRMA juga menilai pengembangan BESS dapat membuka peluang bagi industri manufaktur dalam negeri. Salah satu fokus yang disebut adalah peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) serta penguatan rantai pasok nasional.

"Tidak berlebihan kiranya kalau kami melihat bahwa BESS akan memiliki peran untuk ekosistem kendaraan listrik di masa depan," ujar Irianto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.