Huawei Berterima Kasih ke AS karena Picu Kemajuan Industri Chip China

AKURAT.CO Huawei menilai pembatasan Amerika Serikat justru mempercepat perkembangan industri semikonduktor China. Hal itu disampaikan Ketua Huawei, Xu Zhijun, saat membahas dampak sanksi yang telah berlaku sejak 2019.
Menurut Xu, pembatasan ekspor teknologi dan rantai pasok global memaksa Huawei serta industri China memperkuat pengembangan chip dalam negeri. Kondisi ini mendorong peningkatan investasi pada desain, manufaktur dan infrastruktur semikonduktor.
Sebelum terkena sanksi, Huawei bergantung pada pabrik chip luar negeri untuk memproduksi prosesor canggih. Setelah akses tersebut dibatasi, perusahaan menyesuaikan strategi desain dan produksinya dengan kemampuan yang tersedia di China.
Xu mengatakan tekanan dari Amerika Serikat tidak hanya berdampak pada Huawei, tetapi juga industri semikonduktor China secara luas. Kondisi ini mendorong perusahaan, lembaga riset dan produsen lokal mengembangkan teknologi pengganti produk asing.
Meski mengakui teknologi manufaktur chip China masih tertinggal beberapa tahun dibanding pemain global, Xu menilai kemajuannya cukup signifikan. Ia menyebut perkembangan yang terjadi saat ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak di dalam negeri.
"Jika bukan karena Amerika Serikat yang memaksa negara kita, perusahaan kita, dan industri kita, kita tidak akan bisa melakukan sesuatu seperti ini," ujar Xu Zhijun, dikutip dari TechRadar, Senin (8/6/2026).
Ia bahkan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah AS karena secara tidak langsung mendorong pertumbuhan rantai industri semikonduktor China. Menurutnya, industri tersebut kini menunjukkan momentum yang positif dan terus berkembang.
Huawei merespons sanksi dengan mempertahankan produk yang ada sambil memperkuat riset dan pengembangan chip jangka panjang. Perusahaan juga menyesuaikan desain perangkat keras agar kompatibel dengan kemampuan manufaktur dalam negeri.
Dalam proses tersebut, para insinyur Huawei harus mengatasi berbagai keterbatasan teknologi yang cukup kompleks. Upaya itu menghasilkan ratusan desain chip yang disesuaikan dengan lingkungan produksi lokal di China.
Upaya Huawei bersama pelaku industri lainnya turut memperkuat ekosistem semikonduktor domestik. Meski masih menghadapi tantangan pada teknologi manufaktur canggih, China dinilai berhasil mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Mitsubishi Pajero Baru Berpotensi Hadir dengan Varian Ralliart, Ini Bocorannya
- 2Daftar iPhone, iPad, hingga Mac yang Mendukung Siri AI Baru dari Apple
- 3Galaxy Z Fold 8 Ultra Kembali Bocor, Pertahankan Desain Khas Seri Fold
- 4Pemerintah AS Perintahkan Anthropic Hentikan Fable 5 dan Mythos 5
- 5vivo X Fold6 Resmi Meluncur 26 Juni, Pre-Order Sudah Dibuka di China
- 6Insta360 Luna Ultra Meluncur, Kamera Gimbal Saku Penantang DJI Osmo Pocket
- 7Apa Itu Matter? Teknologi Smart Home yang Bikin Perangkat Beda Merek Bisa Terhubung
- 8Bocoran Oppo Find N7 Terungkap, Ponsel Lipat Layar Lebar Siap Hadir pada 2027
- 9WhatsApp Uji Coba Panggilan Suara dan Video Grup di Versi Web
- 10Opera Android Punya Tampilan Baru dan Fitur Khusus Sepak Bola Ramaikan Piala Dunia 2026





