UMG dan TikTok Sepakat, Royalti Artis dan Perlindungan AI Jadi Fokus

AKURAT.CO Universal Music Group (UMG) dan TikTok resmi memperpanjang kerja sama mereka dalam kesepakatan multi-tahun. Kerja sama ini memastikan lagu-lagu artis ternama tetap tersedia di platform video pendek tersebut.
Beberapa artis besar yang berada di bawah naungan UMG antara lain Taylor Swift, Kendrick Lamar, Sabrina Carpenter dan Noah Kahan. Musiknya dipastikan tetap bisa digunakan pengguna TikTok dalam beberapa tahun ke depan.
Meski begitu, kedua perusahaan tidak mengungkap nilai kontrak maupun durasi pasti dari kesepakatan tersebut. UMG hanya menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari kemitraan jangka panjang dengan TikTok.
Kesepakatan baru ini sekaligus menutup konflik royalti yang sempat terjadi pada 2024. Saat itu, UMG menarik katalog musiknya dari TikTok selama sekitar tiga bulan akibat perselisihan pembayaran.
UMG menyebut kerja sama terbaru akan menghadirkan dukungan promosi yang lebih luas untuk para artis. TikTok nantinya menyediakan akses ke fitur pemasaran, e-commerce dan alat pendukung lain bagi musisi.
Lewat fitur tersebut, artis dapat mempromosikan merchandise, konser, hingga perilisan album secara lebih mudah. Upaya ini juga dinilai bisa memperkuat hubungan antara musisi dan penggemar di TikTok.
Selain monetisasi, isu kecerdasan buatan (AI) menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. UMG dan TikTok sepakat menghadirkan perlindungan bagi karya musisi dan penulis lagu dari penyalahgunaan AI.
Dikutip dari CNET, Minggu (24/5/2026), kedua perusahaan akan bekerja sama menghapus musik hasil AI yang tidak memiliki izin resmi. Mereka juga berjanji meningkatkan sistem atribusi agar kredit untuk artis dan pencipta lagu lebih jelas.
Di sisi lain, UMG juga baru menjalin kerja sama berbeda dengan Spotify terkait teknologi AI. Kesepakatan itu membuat pengguna dapat membuat remix dan lagu cover berbasis AI menggunakan katalog musik UMG.
Fitur AI Spotify tersebut nantinya hanya tersedia lewat layanan berbayar tambahan. Selain Spotify dan TikTok, UMG juga telah menggandeng Nvidia, Splice dan Udio untuk mengembangkan teknologi AI di industri musik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 5DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 6Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 7Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 8Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba





