Tekno

Google dan Samsung Rilis Pembaruan Darurat Android untuk Atasi Celah Keamanan Berbahaya

Winna Wandayani | 17 Juni 2026, 19:20 WIB
Google dan Samsung Rilis Pembaruan Darurat Android untuk Atasi Celah Keamanan Berbahaya
Keamanan Google (Blog.google)

AKURAT.CO Google dan Samsung merilis pembaruan keamanan darurat untuk perangkat Android. Upaya ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah celah keamanan yang telah dimanfaatkan dalam serangan siber nyata.

Dalam pembaruan keamanan Android Juni 2026, Google memperbaiki 124 kerentanan pada sistem Android. Salah satunya adalah celah kritis CVE-2025-48595 yang membuat penyerang dapat memperoleh hak akses lebih tinggi di perangkat.

Celah tersebut dapat dieksploitasi tanpa memerlukan interaksi dari pengguna. Google mengonfirmasi kerentanan ini telah digunakan dalam serangan terbatas yang menargetkan perangkat Android 14 hingga Android 16.

Di sisi lain, Samsung juga menggulirkan patch keamanan untuk jutaan perangkat Galaxy di seluruh dunia. Pembaruan tersebut menutup celah yang dapat membuat eksekusi kode jarak jauh (remote code execution) tanpa perlu klik atau tindakan apa pun dari pengguna.

Risiko Peretasan dan Pencurian Data

Pakar keamanan siber menilai kedua celah tersebut memiliki tingkat risiko yang tinggi. Kerentanan ini dapat dimanfaatkan untuk memasang spyware dan mencuri data pribadi pengguna.

Selain itu, serangan juga berpotensi digunakan untuk memantau aktivitas pengguna tanpa diketahui. Kondisi ini membuat perangkat rentan menjadi target pengawasan secara diam-diam.

Dikutip dari SecurityWeek, Selasa (16/6/2026), celah CVE-2025-48595 dapat digunakan untuk meningkatkan hak akses di dalam sistem. Sementara itu, kerentanan yang ditangani Samsung memungkinkan peretasan jarak jauh sehingga pengguna disarankan segera memasang pembaruan terbaru.

Cara Memastikan Perangkat Android Sudah Aman

Untuk mengurangi risiko serangan siber, pengguna disarankan segera memperbarui sistem keamanan perangkatnya. Berikut caranya:

1. Periksa versi patch keamanan

- Buka menu Pengaturan

- Pilih Keamanan & Privasi lalu masuk ke Pembaruan Sistem

- Pastikan perangkat telah menerima patch keamanan terbaru, khususnya pembaruan Juni 2026

2. Instal pembaruan yang tersedia

- Segera unduh dan pasang pembaruan Android atau patch keamanan yang muncul di perangkat

- Disarankan menggunakan koneksi Wi-Fi yang stabil selama proses pembaruan

3. Restart perangkat

- Setelah pembaruan selesai diinstal, lakukan restart agar perlindungan keamanan terbaru dapat aktif sepenuhnya

4. Perbarui Google Play System Update

- Pada beberapa perangkat, pembaruan Google Play tersedia di menu terpisah

- Pastikan pembaruan tersebut juga telah terpasang untuk mendapatkan perlindungan tambahan

5. Hindari menginstal APK dari sumber tidak resmi

- Gunakan aplikasi yang berasal dari Google Play Store atau sumber tepercaya

- Hindari mengunduh file APK dari situs yang tidak dikenal

6. Hapus aplikasi mencurigakan

- Periksa daftar aplikasi yang terinstal

- Copot aplikasi yang tidak dikenali atau jarang digunakan

7. Tinjau izin aplikasi

- Periksa aplikasi yang memiliki akses Administrator Perangkat atau Accessibility Service

- Nonaktifkan izin yang tidak diperlukan

8. Aktifkan Google Play Protect

- Buka Google Play Store

- Ketuk foto profil akun Google

- Pilih Play Protect dan pastikan fitur tersebut aktif

Pakar keamanan juga menyarankan pengguna memeriksa level patch keamanan perangkat. Jika sudah menunjukkan tanggal 2026-06-01 atau 2026-06-05, maka perangkat telah menerima perlindungan terbaru terhadap ancaman yang sedang aktif dieksploitasi.

Respons Cepat Google dan Samsung

Pembaruan darurat ini dirilis setelah Google mengungkap detail kerentanan dalam Android Security Bulletin Juni 2026. Setelah ancaman dikonfirmasi telah dieksploitasi secara aktif, Google dan Samsung mempercepat distribusi patch melalui pembaruan over-the-air (OTA).

Respons cepat kedua perusahaan menegaskan pentingnya pembaruan keamanan rutin. Memasang patch terbaru dapat membantu mengurangi risiko pencurian data dan peretasan perangkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.