Google dan Samsung Rilis Pembaruan Darurat Android untuk Atasi Celah Keamanan Berbahaya

AKURAT.CO Google dan Samsung merilis pembaruan keamanan darurat untuk perangkat Android. Upaya ini dilakukan setelah ditemukan sejumlah celah keamanan yang telah dimanfaatkan dalam serangan siber nyata.
Dalam pembaruan keamanan Android Juni 2026, Google memperbaiki 124 kerentanan pada sistem Android. Salah satunya adalah celah kritis CVE-2025-48595 yang membuat penyerang dapat memperoleh hak akses lebih tinggi di perangkat.
Celah tersebut dapat dieksploitasi tanpa memerlukan interaksi dari pengguna. Google mengonfirmasi kerentanan ini telah digunakan dalam serangan terbatas yang menargetkan perangkat Android 14 hingga Android 16.
Di sisi lain, Samsung juga menggulirkan patch keamanan untuk jutaan perangkat Galaxy di seluruh dunia. Pembaruan tersebut menutup celah yang dapat membuat eksekusi kode jarak jauh (remote code execution) tanpa perlu klik atau tindakan apa pun dari pengguna.
Risiko Peretasan dan Pencurian Data
Pakar keamanan siber menilai kedua celah tersebut memiliki tingkat risiko yang tinggi. Kerentanan ini dapat dimanfaatkan untuk memasang spyware dan mencuri data pribadi pengguna.
Selain itu, serangan juga berpotensi digunakan untuk memantau aktivitas pengguna tanpa diketahui. Kondisi ini membuat perangkat rentan menjadi target pengawasan secara diam-diam.
Dikutip dari SecurityWeek, Selasa (16/6/2026), celah CVE-2025-48595 dapat digunakan untuk meningkatkan hak akses di dalam sistem. Sementara itu, kerentanan yang ditangani Samsung memungkinkan peretasan jarak jauh sehingga pengguna disarankan segera memasang pembaruan terbaru.
Cara Memastikan Perangkat Android Sudah Aman
Untuk mengurangi risiko serangan siber, pengguna disarankan segera memperbarui sistem keamanan perangkatnya. Berikut caranya:
1. Periksa versi patch keamanan
- Buka menu Pengaturan
- Pilih Keamanan & Privasi lalu masuk ke Pembaruan Sistem
- Pastikan perangkat telah menerima patch keamanan terbaru, khususnya pembaruan Juni 2026
2. Instal pembaruan yang tersedia
- Segera unduh dan pasang pembaruan Android atau patch keamanan yang muncul di perangkat
- Disarankan menggunakan koneksi Wi-Fi yang stabil selama proses pembaruan
3. Restart perangkat
- Setelah pembaruan selesai diinstal, lakukan restart agar perlindungan keamanan terbaru dapat aktif sepenuhnya
4. Perbarui Google Play System Update
- Pada beberapa perangkat, pembaruan Google Play tersedia di menu terpisah
- Pastikan pembaruan tersebut juga telah terpasang untuk mendapatkan perlindungan tambahan
5. Hindari menginstal APK dari sumber tidak resmi
- Gunakan aplikasi yang berasal dari Google Play Store atau sumber tepercaya
- Hindari mengunduh file APK dari situs yang tidak dikenal
6. Hapus aplikasi mencurigakan
- Periksa daftar aplikasi yang terinstal
- Copot aplikasi yang tidak dikenali atau jarang digunakan
7. Tinjau izin aplikasi
- Periksa aplikasi yang memiliki akses Administrator Perangkat atau Accessibility Service
- Nonaktifkan izin yang tidak diperlukan
8. Aktifkan Google Play Protect
- Buka Google Play Store
- Ketuk foto profil akun Google
- Pilih Play Protect dan pastikan fitur tersebut aktif
Pakar keamanan juga menyarankan pengguna memeriksa level patch keamanan perangkat. Jika sudah menunjukkan tanggal 2026-06-01 atau 2026-06-05, maka perangkat telah menerima perlindungan terbaru terhadap ancaman yang sedang aktif dieksploitasi.
Respons Cepat Google dan Samsung
Pembaruan darurat ini dirilis setelah Google mengungkap detail kerentanan dalam Android Security Bulletin Juni 2026. Setelah ancaman dikonfirmasi telah dieksploitasi secara aktif, Google dan Samsung mempercepat distribusi patch melalui pembaruan over-the-air (OTA).
Respons cepat kedua perusahaan menegaskan pentingnya pembaruan keamanan rutin. Memasang patch terbaru dapat membantu mengurangi risiko pencurian data dan peretasan perangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Mitsubishi Pajero Baru Berpotensi Hadir dengan Varian Ralliart, Ini Bocorannya
- 2Daftar iPhone, iPad, hingga Mac yang Mendukung Siri AI Baru dari Apple
- 3Galaxy Z Fold 8 Ultra Kembali Bocor, Pertahankan Desain Khas Seri Fold
- 4Pemerintah AS Perintahkan Anthropic Hentikan Fable 5 dan Mythos 5
- 5vivo X Fold6 Resmi Meluncur 26 Juni, Pre-Order Sudah Dibuka di China
- 6Insta360 Luna Ultra Meluncur, Kamera Gimbal Saku Penantang DJI Osmo Pocket
- 7Apa Itu Matter? Teknologi Smart Home yang Bikin Perangkat Beda Merek Bisa Terhubung
- 8Bocoran Oppo Find N7 Terungkap, Ponsel Lipat Layar Lebar Siap Hadir pada 2027
- 9WhatsApp Uji Coba Panggilan Suara dan Video Grup di Versi Web
- 10Opera Android Punya Tampilan Baru dan Fitur Khusus Sepak Bola Ramaikan Piala Dunia 2026





