Tekno

Harga RAM Diprediksi Naik Lagi pada Kuartal III 2026, Laptop dan HP Berpotensi Makin Mahal

Winna Wandayani | 8 Juli 2026, 14:10 WIB
Harga RAM Diprediksi Naik Lagi pada Kuartal III 2026, Laptop dan HP Berpotensi Makin Mahal
HP Samsung (Samsung.com)

AKURAT.CO Harga memori RAM diperkirakan kembali mengalami kenaikan pada kuartal III 2026. Kondisi ini berpotensi membuat harga laptop, smartphone, hingga perangkat elektronik lainnya ikut meningkat.

Dikutip dari ZDNet, Selasa (7/7/2026), Samsung dikabarkan akan menaikkan harga DRAM rata-rata hingga 20 persen pada kuartal III 2026. Sebelumnya, harga DRAM telah melonjak lebih dari 90 persen pada kuartal I dan sekitar 50 persen pada kuartal II.

Tidak hanya Samsung, produsen memori lain seperti SK Hynix juga dikabarkan mulai menaikkan harga DRAM standar. Hal tersebut dipicu oleh tingginya permintaan memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

Salah satu penyebab utama kenaikan harga adalah terbatasnya pasokan DRAM. Banyak produsen kini lebih memprioritaskan produksi High Bandwidth Memory (HBM) yang digunakan pada server AI, sehingga kapasitas produksi untuk perangkat konsumen menjadi lebih sedikit.

Produsen komputer Lenovo bahkan menyebut kondisi ini sebagai "normal baru". Perusahaan memperkirakan harga memori tidak akan kembali ke level sebelum 2025 dalam waktu dekat, bahkan bisa bertahan hingga 2030.

Kenaikan biaya komponen mulai berdampak pada produsen perangkat. Apple disebut telah menyesuaikan harga MacBook dan iPhone, sementara beberapa produsen meningkatkan produksi DDR4 untuk menekan biaya.

Di sisi lain, Samsung terus memperkuat bisnis memori untuk AI yang menawarkan margin keuntungan lebih tinggi. Perusahaan juga dikabarkan sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan AI Anthropic untuk mengembangkan chip AI khusus.

Sejumlah analis, termasuk TrendForce, menilai tingginya permintaan AI membuat tekanan terhadap pasokan memori konsumen belum akan mereda dalam waktu dekat. Artinya, harga RAM diperkirakan tetap berada di level tinggi selama beberapa tahun ke depan.

Bagi konsumen yang berencana membeli laptop gaming atau smartphone flagship pada paruh kedua 2026, kenaikan harga perangkat kemungkinan sulit dihindari. Biaya RAM yang semakin mahal juga diperkirakan dapat menekan penjualan smartphone karena harga jual perangkat menjadi semakin tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.