Huawei Rilis Power Bank 12.000mAh dengan Fast Charging 100W dan Fitur Pelacak

AKURAT.CO Huawei memperkenalkan power bank baru bernama All-in-One Charging Power Bank di China. Perangkat ini membawa baterai 12.000mAh, pengisian cepat 100W dan fitur pelacakan lokasi untuk membantu pengguna menemukan perangkat saat terselip.
Power bank tersebut dibanderol 399 yuan atau sekitar Rp1 jutaan. Huawei menyebutnya sebagai power bank pertama perusahaan yang memenuhi standar keselamatan 3C terbaru di China.
Dari sisi pengisian daya, Power bank ini mendukung Huawei SuperCharge hingga 100W secara dua arah. Artinya, perangkat lain maupun power bank dapat diisi ulang dengan daya hingga 100W menggunakan adaptor yang kompatibel.
Dikutip dari situs resminya, Jumat (7/8/2026), Huawei mengklaim pengisian 100W dapat mengisi baterai ponsel seperti Mate 80 Pro hingga 85 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Kecepatan tersebut tentu bergantung pada perangkat dan adaptor yang digunakan.
Power bank ini memiliki kabel USB-C bawaan berbahan silikon cair yang dapat menempel secara magnetis di sisi perangkat saat tidak digunakan. Huawei juga menyediakan satu port USB-C tambahan untuk mengisi dua perangkat secara bersamaan.
Saat digunakan bersamaan, kabel USB-C bawaan mendukung daya hingga 66W, sedangkan port tambahan mencapai 40W. Power bank ini juga mendukung pass-through charging untuk mengisi baterai power bank dan perangkat lain secara bersamaan.
Huawei mengklaim kabel USB-C bawaan mampu bertahan hingga 10.000 kali siklus tekuk dan tarikan. Klaim ini ditujukan untuk memastikan kabel tetap dapat digunakan dalam jangka panjang meski sering dipasang dan dilepas.
Menariknya, power bank ini juga dapat berfungsi sebagai pelacak Bluetooth di ekosistem Huawei. Pengguna bisa membuat perangkat mengeluarkan suara melalui ponsel Huawei yang kompatibel atau melihat lokasi terakhirnya ketika power bank berada di luar jangkauan.
Ponsel dengan HarmonyOS 6.1 atau versi lebih baru dapat menampilkan persentase baterai power bank. Sistem ini juga memberikan peringatan suhu, notifikasi saat perangkat tertinggal dan informasi kesehatan baterai.
Pengaturan tambahan tersedia melalui aplikasi Huawei AI Life untuk memeriksa kondisi baterai dan memperbarui firmware. Fitur tersebut membuat power bank ini terintegrasi lebih baik dengan perangkat Huawei.
Untuk aspek keamanan, Huawei menggunakan sel baterai Whale dengan lapisan isolasi keramik. Perangkat ini juga dilengkapi lima sensor suhu yang ditempatkan di area baterai, papan sirkuit dan port untuk memantau panas selama penggunaan.
Huawei turut menggunakan material grafit untuk membantu membuang panas, terutama ketika power bank bekerja pada daya tinggi 100W. Kombinasi tersebut menjadi bagian dari upaya Huawei memenuhi standar keselamatan 3C terbaru di China.
Selain power bank, Huawei juga memperkenalkan MateBook Pro S dengan bobot 798 gram, layar privasi, prosesor Kirin XE90 dan baterai hingga 18 jam. Huawei turut meluncurkan Vision Smart Screen 6 SE dengan teknologi RGB MiniLED.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 2Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 3Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 4SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 5DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 6Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 7Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 8Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba









