Cara Cek Suhu MacBook dan iMac agar Tidak Overheat, Ini Panduan Lengkapnya

AKURAT.CO Cuaca panas dapat meningkatkan suhu MacBook dan iMac sehingga memengaruhi performanya. Jika terlalu panas, perangkat bisa mengalami penurunan kinerja atau mati otomatis sebagai mekanisme perlindungan.
Apple menyarankan Mac digunakan pada suhu lingkungan 10 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan maksimal 95 persen. Jika digunakan di luar rentang tersebut, sistem pendingin akan bekerja lebih keras untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil.
Meski begitu, suhu internal Mac memang lebih tinggi dibanding suhu ruangan. Dalam penggunaan normal, komponen seperti CPU dan GPU dapat beroperasi di kisaran 40 derajat Celsius, tetapi sebaiknya tidak berada di atas 89 derajat Celsius dalam waktu lama.
Saat suhu mendekati 100 derajat Celsius, Mac berisiko mengalami thermal throttling, yaitu kondisi ketika prosesor menurunkan performa untuk mengurangi panas. Pada kondisi tertentu, sistem bahkan dapat mati otomatis demi melindungi komponen di dalamnya.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memantau suhu Mac. Pengguna dapat memanfaatkan fitur bawaan macOS maupun aplikasi pihak ketiga sesuai kebutuhan.
Dikutip dari situs resmi Apple, Jumat (2/7/2026), berikut beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengecek suhu Mac:
1. Activity Monitor
- Buka Applications > Utilities > Activity Monitor, lalu pilih tab Energy untuk melihat aplikasi yang paling banyak menggunakan daya. Browser dengan banyak tab, aplikasi edit video, hingga gim umumnya menjadi penyebab suhu meningkat.
2. Terminal
- Pengguna Mac berbasis Intel dapat menjalankan perintah sudo powermetrics --samplers smc | grep -i "CPU die temperature" di Terminal. Setelah memasukkan kata sandi administrator, suhu CPU akan ditampilkan secara langsung.
3. Fanny
- Aplikasi gratis ini menampilkan suhu CPU, GPU, serta kecepatan kipas langsung dari menu bar sehingga kondisi perangkat bisa dipantau dengan lebih praktis.
4. TG Pro
- Aplikasi ini menyediakan informasi sensor suhu yang lebih lengkap, termasuk CPU, GPU, SSD dan komponen lainnya. TG Pro juga membuat pengguna dapat mengatur kecepatan kipas secara manual untuk membantu menjaga suhu tetap stabil.
Selain memantau suhu, pengguna juga perlu menjaga sirkulasi udara perangkat tetap baik. Hindari menggunakan MacBook di atas kasur atau sofa, tutup aplikasi yang tidak diperlukan dan bersihkan ventilasi secara berkala agar sistem pendingin bekerja optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 2Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 3Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 4SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 5DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 6Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 7Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 8Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba









