Tekno

Video Uji Jatuh iPhone 18 Pro Tuai Sorotan, Sumber Kebocoran Dipertanyakan

Winna Wandayani | 2 Juli 2026, 19:31 WIB
Video Uji Jatuh iPhone 18 Pro Tuai Sorotan, Sumber Kebocoran Dipertanyakan
iPhone 18 Pro (postingan @evleaks di X)

AKURAT.CO Sebuah video yang diklaim memperlihatkan proses uji jatuh (drop test) iPhone 18 Pro beredar luas di media sosial. Kebocoran tersebut menarik perhatian karena muncul lebih dari dua bulan sebelum peluncuran resmi perangkat.

Sebagian pembocor teknologi bahkan menyebut video itu sebagai salah satu kebocoran terbesar yang pernah terjadi terkait produk Apple. Hal itu karena rekaman tersebut diduga menampilkan proses pengujian perangkat yang biasanya tidak dipublikasikan.

Namun, keaslian video tersebut kini mulai dipertanyakan. Perhatian publik tidak hanya tertuju pada isi videonya, tetapi juga pada sumber yang pertama kali mengunggahnya.

Kabarnya, ada serangan ransomware terhadap salah satu mitra manufaktur Apple. Dokumen pengujian iPhone 18 Pro disebut termasuk dalam data yang berhasil dicuri.

Dikutip dari X, Rabu (1/7/2026), video itu pertama kali beredar melalui akun @evleaks yang dikenal sebagai pembocor produk teknologi. Rekam jejak akun tersebut membuat banyak orang menganggap video itu asli.

Meski begitu, Evan Blass menyatakan dirinya sudah tidak lagi mengelola akun @evleaks. Ia juga menegaskan tidak memiliki hubungan dengan unggahan video iPhone 18 Pro tersebut.

Tak lama setelah klarifikasi itu, akun @evleaks ditangguhkan oleh X. Sementara itu, pembocor lain, Ice Universe, ikut menghapus unggahan yang sebelumnya membagikan video tersebut.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai keaslian video drop test iPhone 18 Pro. Meski demikian, dugaan kebocoran dokumen akibat serangan siber terhadap mitra Apple membuat informasi tersebut terus menjadi sorotan menjelang peluncuran iPhone terbaru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.