Tekno

Prediksi Jensen Huang pada 2009 Jadi Kenyataan, Nvidia Kini Merambah Pasar CPU

Winna Wandayani | 11 Juni 2026, 18:46 WIB
Prediksi Jensen Huang pada 2009 Jadi Kenyataan, Nvidia Kini Merambah Pasar CPU
Jensen Huang, CEO Nvidia (Nvidianews.nvidia.com)

AKURAT.CO CEO Nvidia, Jensen Huang, ternyata sudah memprediksi perubahan besar di industri komputasi sejak 2009. Saat itu, ia meyakini GPU akan menjadi motor utama inovasi teknologi dan melampaui peran CPU.

Dikutip dari Benzinga, Selasa (9/6/2026), Huang mengatakan dalam wawancara dengan Charlie Rose bahwa cara penggunaan komputer mulai berubah. Pengguna tidak lagi hanya mengolah teks dan angka, tetapi juga menikmati pengalaman virtual yang lebih imersif.

Menurut Huang, perkembangan GPU membuat terciptanya dunia virtual yang lebih realistis dan interaktif. Teknologi tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi generasi komputasi berikutnya.

Ia juga menyinggung persaingan Nvidia dengan Intel yang saat itu masih mendominasi pasar prosesor. Huang menilai Intel mulai menyadari pentingnya GPU melalui pengembangan proyek Larrabee.

Bahkan, Huang menyebut persaingan antara CPU dan GPU sebagai perebutan arah masa depan komputer pribadi. Meski keduanya tetap dibutuhkan, ia percaya pusat perhatian industri akan bergeser ke GPU.

Prediksi tersebut kini dianggap terbukti berkat ledakan teknologi kecerdasan buatan (AI). GPU menjadi komponen utama yang digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI modern.

Namun, strategi Nvidia saat ini tidak lagi hanya berfokus pada GPU. Perusahaan tersebut mulai memperluas bisnisnya ke pasar CPU yang selama ini dikuasai Intel dan AMD.

Pada Computex 2026, Nvidia memperkenalkan RTX Spark Superchip yang menggabungkan CPU berbasis Arm dan GPU Blackwell dalam satu platform. Chip ini dikembangkan bersama MediaTek untuk menghadirkan efisiensi daya dan performa yang lebih baik.

Penggunaan memori bersama antara CPU dan GPU diklaim dapat mengurangi perpindahan data yang tidak perlu. Pendekatan tersebut berpotensi meningkatkan kinerja sekaligus memperpanjang daya tahan baterai laptop.

Selain RTX Spark, Nvidia juga meluncurkan platform CPU baru bernama Vera untuk kebutuhan infrastruktur AI. Huang menegaskan Nvidia kini berkembang menjadi perusahaan infrastruktur AI yang menawarkan solusi lengkap dari chip hingga pusat data.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.