Tekno

Netflix Ungkap Apa yang Paling Banyak Ditonton Dunia pada Paruh Pertama 2026

Yusuf Tirtayasa | 13 Agustus 2026, 23:30 WIB
Netflix Ungkap Apa yang Paling Banyak Ditonton Dunia pada Paruh Pertama 2026
dok. Netflix

AKURAT.CO Kalau Anda merasa tahun 2026 berlalu terlalu cepat, Netflix punya cara menarik untuk melihatnya: lewat apa yang ditonton orang di seluruh dunia.

Netflix melaporkan bahwa pelanggan secara global menonton lebih dari 97 miliar jam konten sepanjang Januari hingga Juni 2026. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi Netflix untuk periode enam bulan dan mencakup berbagai genre serta bahasa. Laporan ini merupakan bagian dari What We Watched, laporan berkala Netflix yang menunjukkan pola tontonan penggunanya.

Menariknya, laporan tersebut menunjukkan bahwa penonton tidak hanya terpaku pada serial baru. Ketika sebuah serial populer kembali dengan musim terbaru, penonton sering kembali menonton musim-musim sebelumnya.

Salah satu contoh paling jelas adalah Bridgerton Season 4. Setelah musim keempat dirilis, penayangan musim-musim sebelumnya, termasuk Queen Charlotte: A Bridgerton Story yang hampir tiga kali lipat dibandingkan paruh kedua 2025.

Fenomena ini menunjukkan bahwa serial streaming semakin mirip sebuah perpustakaan cerita. Ketika episode baru muncul, penonton tidak selalu langsung mencari judul lain. Mereka justru dapat kembali ke awal untuk mengingat karakter, hubungan, dan alur cerita.

Serial Baru Tetap Punya Daya Tarik Besar

Netflix juga menemukan bahwa penonton tetap sangat tertarik pada cerita baru.

Dari 10 serial yang paling banyak ditonton selama paruh pertama 2026, lima di antaranya merupakan serial yang baru tayang pada periode tersebut. Dua judul dari Korea Selatan, I Will Find You dan Teach You a Lesson, bahkan masuk 10 besar kurang dari sebulan setelah dirilis.

Keduanya masing-masing memperoleh sekitar 64 juta dan 48 juta penayangan menurut metrik Netflix. Namun posisi teratas ditempati His & Hers, yang menjadi serial paling banyak ditonton Netflix pada paruh pertama tahun ini dengan 104 juta penayangan.

Di bawahnya terdapat Run Away dengan 50 juta dan Nemesis Season 1 dengan 33 juta. Netflix juga telah memperbarui Nemesis untuk musim kedua. Data tersebut memperlihatkan sesuatu yang cukup menarik mengenai cara sebuah serial bisa berkembang di era streaming.

Popularitas tidak selalu membutuhkan waktu bertahun-tahun. Sebuah cerita baru dapat langsung memperoleh perhatian global apabila mampu menarik penonton dalam beberapa minggu pertama. Di sisi lain, serial lama tetap memiliki nilai karena penonton dapat menemukannya kembali ketika sebuah musim baru dirilis.

Bukan Cuma Film Besar yang Menentukan Popularitas

Netflix mengukur keberhasilan tidak hanya berdasarkan jumlah jam tontonan. Perusahaan mengatakan mereka juga memperhatikan kualitas pengalaman penonton dan keberagaman program yang dapat memenuhi selera serta suasana hati berbeda.

Pendekatan tersebut membantu menjelaskan mengapa platform streaming terus memperluas pilihan genre dan bahasa. Penonton sekarang dapat berpindah dari drama Korea ke komedi Amerika, serial kriminal Eropa, anime Jepang, dokumenter, film lokal, hingga program realitas tanpa harus berpindah layanan.

Netflix juga sejak 2021 rutin menyediakan Top 10 dan daftar Most Popular agar pengguna dapat melihat konten yang sedang banyak ditonton. Laporan What We Watched kemudian memberikan gambaran yang lebih luas mengenai keseluruhan kebiasaan menonton selama periode tertentu. Mulai kuartal pertama 2027, Netflix mengatakan laporan tersebut akan berubah dari periode enam bulanan menjadi laporan tahunan.

Bagi pengguna, angka 97 miliar jam mungkin terdengar abstrak. Tetapi ada pesan sederhana di baliknya: kebiasaan menonton global semakin beragam, sementara serial yang berhasil menciptakan komunitas penggemar dapat memiliki umur yang jauh lebih panjang daripada tanggal premiernya.

Satu musim baru bisa membuat penonton kembali ke musim lama. Sebuah serial dari Korea Selatan dapat masuk daftar teratas global. Dan judul yang baru beberapa minggu dirilis dapat bersaing langsung dengan waralaba yang sudah dikenal bertahun-tahun.

Dengan kata lain, perhatian penonton menjadi mata uang utama streaming. Netflix mungkin memiliki katalog yang sangat besar, tetapi tantangan sebenarnya tetap sama: membuat seseorang berhenti menggulir, memilih satu judul, lalu berkata, “Saya tonton satu episode saja.”

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.