Google Maps Kini Utamakan Rute Hemat BBM, Begini Cara Mengembalikan Rute Tercepat

AKURAT.CO Google Maps kini secara default memprioritaskan rute yang lebih hemat bahan bakar dibandingkan rute tercepat. Pengaturan ini dapat membuat waktu perjalanan menjadi sedikit lebih lama.
Perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya Google untuk membantu mengurangi konsumsi bahan bakar kendaraan. Kebijakan ini juga ditujukan untuk menekan emisi yang dihasilkan selama perjalanan.
Meski begitu, tidak semua pengguna menginginkan rute yang paling hemat BBM. Bagi yang lebih mengutamakan kecepatan, pengaturan tersebut justru bisa menambah waktu tempuh.
Google Maps Prioritaskan Rute Hemat BBM
Google Maps menggunakan algoritma yang menganalisis pola berkendara dan kondisi jalan. Tujuannya adalah memilih rute yang dinilai paling hemat bahan bakar.
Sistem ini cenderung memilih jalur dengan kecepatan yang stabil. Selain itu, rute dipilih agar kendaraan lebih sedikit berakselerasi dan mengerem.
Meski begitu, rute yang dipilih tidak selalu menjadi yang paling cepat. Dalam kondisi tertentu, Google Maps dapat memilih jalan memutar demi meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Akibatnya, waktu perjalanan bisa menjadi lebih lama dari biasanya. Kondisi ini dapat merugikan pengguna yang memiliki jadwal padat atau ingin segera tiba di tujuan.
Cara Mengembalikan Rute Tercepat di Google Maps
Jika ingin Google Maps kembali memprioritaskan rute tercepat, pengguna cukup menonaktifkan fitur rute hemat bahan bakar melalui pengaturan aplikasi. Berikut caranya:
1. Buka aplikasi Google Maps.
2. Ketuk foto profil di pojok kanan atas.
3. Masuk ke menu Settings atau Setelan.
4. Pilih Navigation.
5. Gulir ke opsi Prefer fuel-efficient routes.
6. Nonaktifkan fitur tersebut.
Dikutip dari situs resmi Google, Senin (13/7/2026), setelah fitur tersebut dinonaktifkan, Google Maps akan menampilkan rute tercepat sebagai pilihan utama saat memulai navigasi.
Dengan demikian, pengguna tidak perlu mematikan fitur hemat bahan bakar secara permanen. Rute tercepat atau rute hemat BBM tetap bisa dipilih sesuai kebutuhan saat memulai perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Infinix GT 50 Pro Dukung Kapolri Cup 2026, Polda Metro Jaya Juara
- 3Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 4SpaceX Siapkan 1 Juta Satelit AI, Ilmuwan Khawatir Ganggu Iklim Bumi
- 5DeepSeek V4 Pro Resmi Dirilis, Harganya 14 Kali Lebih Mahal dari V4 Flash
- 6Samsung Pangkas Proses Desain Chip dari Sebulan Jadi Dua Hari Berkat Claude AI
- 7Daihatsu Raih 591 SPK di GIIAS 2026, K-Vision Sabet Penghargaan
- 8Google Pixel 11 Bisa Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Berkat AI
- 9Apple Siapkan 5 Perangkat Baru pada September 2026, Ada iPhone Lipat
- 10Apple Siapkan AI Sendiri untuk iPhone di China, Gandeng Alibaba





