Google Akan Merombak Chrome, Kedepanya Internet Berubah Total

Tekno.akurat.co - Akhir tahun ini, Google akan merombak layanan broswer Chrome. Rak sasa mesin pencari tersebut akan menghapus fitur cookies pihak ketiga.
Fitur ini biasanya digunakan untuk merekam aktivitas pengguna internet. Tujuannya member ikan data ke pengiklan agar bisa mendeteksi target sasarannya dengan tepat.
Sasaran Google menghapus cookies pihak ketiga adalah menjaga keamanan privasi pengg una.
Hal ini dikatakan akan mengubah pengalaman pengguna internet dan industri periklanan digital secara keseluruhan.
Baca Juga: Cara Menjernihkan Foto Online dengan Mudah Menggunakan Chrome di Situs Bigjpg.com
Dalam perjumpaan kita kali ini sengaja akan mengulas tentang Google Akan Merombak Chrome, Kedepanya Internet Berubah Total.
Situs web terbuka akan tersiksa dengan kebijakan ini, kata Anthony Katsur, CEO AIB Tech Lab, grup industri iklan digital.
Situs besar, menengah, dan publikasi kecil akan terkena dampaknya, ia menturkan, dikutip dari Yahoo Finance, Senin (25/3/2024).
Banyak orang yang selama ini mengetahui bahwa pengalaman mereka menjelajahi internet didasari pada algoritma, yang menyodorkan konten-konten sesuai kebiasaan dan ketertarik an mereka.
Baca Juga: Cara Update Chrome di Laptop Terbaru 2024 Tanpa Perlu Ribet Mudah Dipahami Pemula
Untuk pengiklan dan pebisnis, kemampuan untuk menyodorkan konten yang diminati pengg una sesuai kebiasaan mereka mendatangkan keuntungan.
Dengan penetapan yang lebih spesifik dan akurat, pengiklan bisa menjangkau audiens yang lebih relevan.
Tetapi, dengan hilangnya cookies pihak ketiga, para pengiklan dan pebisnis menjadi buta dengan audiens mereka.
hasilnya, kemampuan mereka untuk menghasilkan uang dari iklan makin akan berkurang.
Dampak terakhir, publisher akan makin sulit membagikan konten secara gratis tanpa meminta secara langsung data pengguna seperti email dan nomor HP.
Baca Juga: Menggunakan Teknologi AI, Apple Jalin Kerjasama dengan Google Gemini
Google Chrome yang menguasai 60% trafik internet global adalah layanan browser terakhir yang mengizinkan cookies pihak ketiga.
Selama bertahun-tahun, Safari milik Apple dan Mozilla milik Firefox telah memblokir cookies pihak ketiga secara default.
Kasus ini adalah tentang masa depan internet, kata Kenneth Dintzer, dengan alasan kepada Departemen Kehakiman bahwa Google mulai mempertahankan monopolinya secara ilegal pada tahun 2010.
Tetapi pengacara Google, John Schmidtlein, mengatakan pembayaran tersebut memberikan kompensasi.
Baca Juga: Menggunakan Teknologi AI, Apple Jalin Kerjasama dengan Google Gemini
Kepada mitra atas upaya memastikan bahwa perangkat lunak mendapatkan pembaruan keamanan tepat waktu dan pemeliharaan lainnya.
Pengguna saat ini memiliki lebih banyak pilihan mesin pencarian dan lebih banyak cara untuk mengakses informasi online dibandingkan sebelumnya, tambah Schmidtlein.
Ia melanjutkan, Google memenangkan kompetisi yang diadakan Apple dan Mozilla untuk memilih mesin pencari terbaik.
Konsumen yang tidak puas menggunakan Google, menurut Schmidtlein, hanya perlu bebe rapa klik mudah.
Baca Juga: Google Sedang Membangun Fitur Watch Unlock Menggunakan Konektivitas UWB Beserta Keunggulannya
untuk mengganti aplikasi Google dari perangkat mereka atau memanggil Microsoft Bing, Yahoo atau DuckDuckGo di browser untuk menggunakan mesin pencari alternatif.
Demikian yang dapat kami sampaikan mengulas tentang Google Akan Merombak Chrome, Kedepanya Internet Berubah Total.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Mitsubishi Pajero Baru Berpotensi Hadir dengan Varian Ralliart, Ini Bocorannya
- 2Daftar iPhone, iPad, hingga Mac yang Mendukung Siri AI Baru dari Apple
- 3Galaxy Z Fold 8 Ultra Kembali Bocor, Pertahankan Desain Khas Seri Fold
- 4Pemerintah AS Perintahkan Anthropic Hentikan Fable 5 dan Mythos 5
- 5vivo X Fold6 Resmi Meluncur 26 Juni, Pre-Order Sudah Dibuka di China
- 6Insta360 Luna Ultra Meluncur, Kamera Gimbal Saku Penantang DJI Osmo Pocket
- 7Apa Itu Matter? Teknologi Smart Home yang Bikin Perangkat Beda Merek Bisa Terhubung
- 8Bocoran Oppo Find N7 Terungkap, Ponsel Lipat Layar Lebar Siap Hadir pada 2027
- 9WhatsApp Uji Coba Panggilan Suara dan Video Grup di Versi Web
- 10Opera Android Punya Tampilan Baru dan Fitur Khusus Sepak Bola Ramaikan Piala Dunia 2026










