Tekno

OpenAI Luncurkan GPT-5.6 dan ChatGPT Work

Yusuf Tirtayasa | 13 Juli 2026, 19:50 WIB
OpenAI Luncurkan GPT-5.6 dan ChatGPT Work
OpenAI Luncurkan GPT-5.6 dan ChatGPT Work. (AI)

AKURAT.CO OpenAI resmi memperkenalkan keluarga model GPT-5.6 bersamaan dengan peluncuran ChatGPT Work, agen AI baru yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan kompleks secara lebih mandiri.

Pengumuman ini menjadi salah satu pembaruan terbesar OpenAI tahun ini karena tidak hanya menghadirkan model AI baru, tetapi juga mengubah cara pengguna berinteraksi dengan ChatGPT untuk pekerjaan sehari-hari.

GPT-5.6 hadir dalam tiga varian, yaitu Sol, Terra, dan Luna. Sol diposisikan sebagai model paling canggih untuk tugas yang membutuhkan kemampuan penalaran tinggi, Terra menawarkan keseimbangan antara performa dan biaya, sedangkan Luna difokuskan pada kebutuhan dengan volume penggunaan besar dan biaya yang lebih rendah.

Seluruh model tersebut mulai tersedia di ChatGPT, Codex, dan OpenAI API dengan peluncuran bertahap secara global.

Bersamaan dengan itu, OpenAI meluncurkan ChatGPT Work, sebuah agen AI yang mampu menjalankan proyek dalam waktu lama, mengakses aplikasi dan file yang diizinkan pengguna, serta menghasilkan dokumen, spreadsheet, presentasi, hingga aplikasi web.

Berbeda dengan chatbot biasa, ChatGPT Work dirancang untuk menyelesaikan alur kerja yang terdiri dari banyak langkah tanpa pengguna harus memberikan instruksi satu per satu.

Peluncuran ini memperlihatkan perubahan strategi OpenAI dari penyedia chatbot menjadi penyedia agen AI produktivitas yang dapat membantu pekerjaan profesional di berbagai bidang, mulai dari administrasi, riset, hingga pengembangan perangkat lunak.

ChatGPT Work Dirancang Menangani Proyek Besar

OpenAI menjelaskan bahwa ChatGPT Work dapat mengumpulkan informasi dari berbagai aplikasi yang terhubung, memecah pekerjaan menjadi beberapa tahapan, lalu menyelesaikannya secara mandiri sambil tetap meminta persetujuan pengguna untuk tindakan penting.

Pada aplikasi desktop terbaru, ChatGPT Work digabungkan bersama Chat dan Codex sehingga pengguna dapat berpindah dari percakapan biasa ke pekerjaan yang lebih kompleks dalam satu aplikasi. Dengan izin pengguna, Work juga dapat menggunakan file lokal, browser bawaan, dan aplikasi desktop untuk membantu menyelesaikan tugas.

Menurut OpenAI, GPT-5.6 juga membawa peningkatan pada kemampuan pemrograman, keamanan siber, dan riset ilmiah. Perusahaan menyebut Sol sebagai model terbaik mereka untuk coding, sekaligus menawarkan efisiensi token yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

TechCrunch melaporkan OpenAI juga menempatkan GPT-5.6 sebagai pesaing langsung model AI enterprise dari Anthropic. Perusahaan mengklaim keluarga GPT-5.6 menawarkan kombinasi performa, kecepatan, dan efisiensi biaya yang lebih baik pada sejumlah pengujian internal.

OpenAI Perluas Fokus ke Produktivitas

Peluncuran GPT-5.6 menunjukkan fokus OpenAI tidak lagi hanya pada kemampuan menjawab pertanyaan, tetapi juga pada penyelesaian pekerjaan nyata. ChatGPT Work dapat membantu membuat laporan, presentasi, spreadsheet, hingga situs web dengan memanfaatkan berbagai sumber informasi yang tersedia bagi pengguna.

Selain itu, GPT-5.6 memperkenalkan sejumlah kemampuan baru pada API, termasuk Programmatic Tool Calling, persisted reasoning, prompt caching controls, dan multi-agent orchestration dalam versi beta untuk membantu pengembang membangun aplikasi AI yang lebih kompleks.

OpenAI juga mengumumkan harga API untuk GPT-5.6. Model Sol dipatok US$5 per satu juta token input dan US$30 per satu juta token output, setara sekitar Rp82.000 dan Rp492.000 dengan kurs sekitar Rp16.400 per dolar AS.

Sementara Terra dibanderol US$2,50 (sekitar Rp41.000) untuk input dan US$15 (sekitar Rp246.000) untuk output, sedangkan Luna dikenakan biaya US$1 (sekitar Rp16.400) untuk input dan US$6 (sekitar Rp98.400) untuk output.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.