WhatsApp Siapkan Fitur Pendeteksi Penipuan di Android, Privasi Pengguna Tetap Dijaga

AKURAT.CO WhatsApp dikabarkan sedang mengembangkan fitur baru bernama Scam Alert untuk pengguna Android. Fitur ini dirancang untuk membantu mendeteksi pesan yang berpotensi mengandung unsur penipuan sejak awal percakapan.
Dikutip dari WABetaInfo, Kamis (4/6/2026), fitur tersebut ditemukan dalam WhatsApp Beta untuk Android versi 2.26.22.2. Saat ini, Scam Alert masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia untuk pengguna umum.
Scam Alert disebut akan bekerja dengan memeriksa pesan yang diterima dari nomor yang tidak dikenal. Jika ditemukan indikasi mencurigakan, pengguna akan menerima peringatan langsung di dalam ruang obrolan.
WhatsApp dikabarkan akan menampilkan banner peringatan bertuliskan bahwa pesan tersebut mungkin merupakan penipuan. Peringatan ini bertujuan membantu pengguna lebih waspada sebelum memberikan respons.
Baca Juga: WhatsApp Siapkan Desain Liquid Glass untuk Aplikasi Mac, Tampilan Lebih Modern
Meski demikian, WhatsApp tidak akan langsung memblokir percakapan secara otomatis. Pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk menentukan langkah yang ingin diambil.
Setelah menerima peringatan, pengguna dapat memilih untuk memblokir dan melaporkan pengirim. Pengguna juga bisa melanjutkan percakapan jika merasa pesan tersebut berasal dari sumber yang terpercaya.
Salah satu keunggulan fitur ini adalah pendekatannya yang mengutamakan privasi. Seluruh proses analisis pesan disebut dilakukan langsung di perangkat pengguna tanpa melibatkan server eksternal.
Dengan sistem tersebut, isi percakapan tetap terlindungi oleh enkripsi end-to-end yang digunakan WhatsApp. Perusahaan juga diklaim tidak dapat mengakses pesan pengguna selama proses deteksi berlangsung.
Scam Alert kabarnya akan bekerja secara otomatis di latar belakang. Pengguna lain juga tidak akan mengetahui apakah fitur ini aktif atau tidak pada perangkat penerima pesan.
WhatsApp juga dikabarkan menyiapkan halaman yang menampilkan riwayat deteksi penipuan di perangkat pengguna. Namun, belum ada jadwal peluncuran resmi dan fitur ini disebut harus diaktifkan secara manual.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Chery Freelander 8 Mulai Pre-Order di China, Punya Tenaga 818 HP
- 2Apple Dikabarkan Tunda iPhone 18 Reguler hingga 2027, Fokus ke Model Premium
- 3HAKA Auto Ungkap Mobil Listrik Mulai Masuk ke Kebutuhan Mobilitas Harian
- 4BYD Kantongi Lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026, M6 DM Jadi Kontributor Utama
- 5Sewa Mobil Goldenbird Kini Bisa Dipesan Lewat MyBluebird dan Web
- 6Teknik X-Ray Baru Bisa Gandakan Efisiensi Pemindaian
- 7ChatGPT Kini Bisa Edit dan Simpan File Google Drive Langsung dari Chat





