Tekno

Range Rover EV Resmi Meluncur, Jarak Tempuh hingga 600 Km dan Harga Selangit

Winna Wandayani | 7 September 2026, 08:43 WIB
Range Rover EV Resmi Meluncur, Jarak Tempuh hingga 600 Km dan Harga Selangit
Range Rover EV (Rangerover.com)

AKURAT.CO Jaguar Land Rover (JLR) resmi memasuki era mobil listrik dengan meluncurkan Range Rover EV. SUV listrik ini mempertahankan desain khas Range Rover, tetapi menggunakan dua motor listrik dan baterai berkapasitas besar.

Peluncuran Range Rover EV sebenarnya mengalami penundaan sekitar satu tahun. Salah satu penyebabnya adalah serangan siber yang sempat mengganggu operasional JLR dan menghentikan produksi secara global selama hampir lima pekan.

Di tengah transisi ke kendaraan listrik, JLR juga menghadapi tekanan bisnis lainnya. Perusahaan mencatat kerugian sebesar 244 juta poundsterling pada tahun fiskal yang berakhir Maret, berbanding terbalik dengan laba bersih 1,8 miliar poundsterling pada tahun sebelumnya.

Range Rover EV menggunakan sistem penggerak semua roda dengan dua motor listrik. Mobil ini dibangun di atas platform Flexible Modular Longitudinal Architecture (MLA-Flex), yang juga digunakan pada sejumlah model Range Rover bermesin pembakaran dan plug-in hybrid.

Sumber tenaga berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 118,5 kWh. Kombinasi kedua motor listrik tersebut menghasilkan tenaga hingga 550 horsepower dan torsi 850 Nm.

Baca Juga: Parkir Paralel pada Mobil Listrik Ternyata Punya Risiko, Ini Penjelasannya

JLR mengklaim Range Rover EV mampu berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam 4,5 detik. Dalam penggunaan nyata, jarak tempuhnya diperkirakan mencapai 535 km, sementara klaim jarak tempuh maksimal mencapai 600 km.

Untuk pengisian daya, Range Rover EV mendukung DC fast charging hingga 350 kW. Pengisian baterai dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu 22 menit, sedangkan pengisian selama 10 menit dapat menambah jarak tempuh sekitar 220 km.

JLR tidak membuat Range Rover EV tampil berbeda jauh dari versi bermesin bensin atau diesel. Bagian eksterior masih mempertahankan ciri khas seperti gagang pintu rata dengan bodi, antena model shark fin, spoiler belakang, serta sejumlah aksen berwarna perak.

Perbedaan utama terlihat pada grille depan dan desain pelek yang dibuat lebih aerodinamis. Lampu LED, daytime running light (DRL), hingga lampu belakang juga tetap menggunakan desain yang serupa dengan model konvensional.

Menariknya, JLR tidak memberikan emblem khusus bertuliskan 'Electric' atau 'EV' pada bodi mobil. Pendekatan serupa juga diterapkan pada interior yang dibuat hampir identik dengan Range Rover bermesin pembakaran.

Setir, dashboard, layar, pemilih mode berkendara, hingga konsol tengah masih mempertahankan desain khas Range Rover. Dengan begitu, identitas sebagai mobil listrik lebih terlihat dari sistem penggeraknya daripada perubahan desain yang ekstrem.

Range Rover EV akan tersedia dalam pilihan bodi standard wheelbase dan long-wheelbase. JLR juga menyiapkan beberapa varian, mulai dari SE, HSE, Autobiography, hingga SV, SV Ultra dan SV Black.

Untuk edisi First Edition, tersedia tiga pilihan warna eksterior, yakni Belgravia Green, Santorini Black dan Varesine Blue, sebagaimana dikutip dari Firstpost, Minggu (6/9/2026).

Produksi Range Rover EV dilakukan di pabrik JLR di Solihull, Inggris, yang telah menjadi salah satu fasilitas utama perusahaan sejak 1970. Harga mobil listrik ini dimulai dari 154.070 poundsterling atau sekitar Rp3,68 miliar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.