OpenAI Putus Kontrak dengan Cursor, Perseteruan dengan Elon Musk Makin Panas

AKURAT.CO OpenAI menghentikan kerja sama dengan Cursor, layanan coding berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kini berada di bawah SpaceX. Kontrak tersebut akan berakhir pada 12 November 2026, beberapa bulan setelah SpaceX mengakuisisi perusahaan induk Cursor.
OpenAI mengatakan telah memberi tahu SpaceX mengenai rencana penghentian kontrak tersebut. Tanggal 12 November dipilih karena menjadi batas maksimal pemberitahuan yang diizinkan dalam perjanjian kerja sama.
OpenAI menyebut keputusan itu berkaitan dengan kepercayaan terhadap penggunaan teknologinya. Perusahaan menilai ada risiko teknologi OpenAI digunakan SpaceX dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan layanan.
OpenAI juga menyinggung sejumlah kasus yang melibatkan perusahaan milik Elon Musk. Perusahaan menuduh X pernah melanggar ketentuan kerja sama setelah diakuisisi Musk, sementara Musk juga disebut mengakui bahwa xAI pernah melanggar aturan penggunaan OpenAI.
Meski kontrak akan dihentikan, OpenAI masih memberikan akses kepada pengembang selama periode transisi. Hal ini dilakukan karena perusahaan tetap ingin model AI-nya digunakan secara luas oleh para pengembang.
Keputusan tersebut muncul tidak lama setelah SpaceX menyelesaikan akuisisi Anysphere, perusahaan di balik Cursor. Kesepakatan senilai US$60 miliar atau sekitar Rp1.061 triliun itu sebelumnya diumumkan pada Juni 2026.
"Aku tidak peduli. Scam Altman dan Greg Stockman adalah orang yang sama sekali tidak dapat dipercaya yang mencuri organisasi nirlaba open source," tulis Musk dalam komentarnya di X, dikutip Senin (31/8/2026).
Salah satu pendiri Cursor sekaligus eksekutif SpaceX, Michael Truell, mengambil sikap lebih terbuka. Ia mengatakan pihaknya masih berdiskusi dengan tim OpenAI untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
Di tengah konflik itu, Anthropic justru memperluas dukungannya terhadap Cursor. Perusahaan AI tersebut berencana meningkatkan kapasitas komputasi untuk model Claude yang digunakan melalui layanan Cursor.
Perseteruan Elon Musk dan OpenAI telah berlangsung selama beberapa tahun. Musk sebelumnya menggugat OpenAI dan Sam Altman senilai US$150 miliar atau sekitar Rp2.654 triliun, tetapi gugatan itu ditolak juri federal pada awal 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









