Tekno

Microsoft Mulai Hentikan Lisensi Claude Code, Dorong Developer Beralih ke Copilot CLI

Winna Wandayani | 24 Mei 2026, 18:39 WIB
Microsoft Mulai Hentikan Lisensi Claude Code, Dorong Developer Beralih ke Copilot CLI
GitHub Copilot CLI (Developer.microsoft.com)

AKURAT.CO Microsoft mulai menghentikan penggunaan lisensi Claude Code, alat bantu coding berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Anthropic, di lingkungan internal perusahaan. Keputusan ini muncul setelah ribuan karyawan Microsoft memakai layanan tersebut selama enam bulan terakhir.

Claude Code pertama kali diperkenalkan pada Desember lalu untuk mendorong lebih banyak karyawan mencoba coding berbasis AI. Microsoft bahkan melibatkan desainer dan manajer proyek untuk membuat prototipe dengan bantuan teknologi tersebut.

Namun, popularitas Claude Code justru dinilai mengurangi penggunaan GitHub Copilot CLI milik Microsoft sendiri. Padahal, Copilot CLI disiapkan sebagai alat coding AI utama di internal perusahaan.

Tim Experiences + Devices Microsoft disebut akan menghentikan penggunaan Claude Code pada akhir Juni 2026. Para engineer kini mulai diarahkan beralih menggunakan GitHub Copilot CLI dalam beberapa minggu ke depan.

Faktor Strategi dan Efisiensi Biaya

Microsoft menyebut penghentian Claude Code dilakukan untuk menyatukan penggunaan alat coding AI di internal perusahaan. Fokus utama Microsoft kini diarahkan pada pengembangan Copilot CLI.

Namun, sumber internal menyebut keputusan tersebut juga dipengaruhi faktor efisiensi biaya. Penghentian lisensi dilakukan menjelang akhir tahun fiskal Microsoft pada 30 Juni.

Kebijakan ini dinilai dapat membantu perusahaan menekan biaya operasional sebelum memasuki tahun fiskal baru. Dalam memo internal, Rajesh Jha menegaskan Microsoft tetap menganggap Claude Code penting dalam proses pembelajaran perusahaan.

"Copilot CLI telah memberi kami sesuatu yang sangat penting: sebuah produk yang dapat kami bantu bentuk secara langsung dengan GitHub untuk repo, alur kerja, harapan keamanan, dan kebutuhan teknik Microsoft," katanya, dikutip dari The Verge, Minggu (24/5/2026).

Developer Microsoft Lebih Suka Claude Code

Microsoft diperkirakan tidak akan mudah memindahkan developer internal ke Copilot CLI. Pasalnya, banyak engineer disebut lebih nyaman menggunakan Claude Code dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya Microsoft juga mendorong karyawan non-teknis memakai Claude Code untuk membuat prototipe dengan cepat. Desainer hingga manajer proyek ikut memanfaatkan alat AI tersebut dalam pekerjaan sehari-hari.

Kini Microsoft mempercepat pengembangan Copilot CLI agar mampu menyaingi pengalaman penggunaan Claude Code. Perusahaan juga meminta developer rutin mengirim bug report dan masukan sebelum layanan Claude Code dihentikan sepenuhnya.

Model AI Anthropic Tetap Dipakai Microsoft

Meski mulai menghentikan lisensi Claude Code, Microsoft tetap melanjutkan kerja sama dengan Anthropic. Model AI Claude masih bisa diakses melalui Copilot CLI bersama model OpenAI dan AI internal Microsoft.

Microsoft juga masih memakai model Claude di layanan Microsoft 365 dan Copilot. Model tersebut dinilai lebih unggul untuk beberapa tugas tertentu dibandingkan teknologi OpenAI.

Selain itu, kerja sama Microsoft dan Anthropic di layanan Azure Foundry disebut tidak terdampak kebijakan baru ini. Penghentian lisensi Claude Code hanya berlaku untuk penggunaan internal tertentu di Microsoft.

Microsoft Tingkatkan Fokus pada Copilot dan AI Internal

Tim GitHub Microsoft kini mendapat tekanan untuk meningkatkan kualitas Copilot CLI agar bisa bersaing dengan Claude Code. Popularitas Claude Code disebut mulai memengaruhi penggunaan GitHub Copilot di internal perusahaan dalam beberapa bulan terakhir.

Padahal sebelumnya Microsoft mengklaim 91 persen tim engineering internal sudah memakai GitHub Copilot. Microsoft juga dikabarkan mulai menambah investasi pada Copilot CLI agar lebih terintegrasi dengan workflow engineering perusahaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.