Tekno

Earbuds Makin Pintar, Apa Masih Sekadar untuk Mendengarkan Musik?

Winna Wandayani | 7 September 2026, 09:10 WIB
Earbuds Makin Pintar, Apa Masih Sekadar untuk Mendengarkan Musik?
Ilustrasi earbuds (Pexels)

AKURAT.CO Earbuds kini tidak lagi hanya digunakan untuk mendengarkan musik atau menerima panggilan. Perangkat ini mulai berkembang menjadi wearable yang menawarkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), penerjemahan, hingga pemantauan kesehatan.

Perubahan tersebut membuat earbuds memiliki fungsi yang semakin luas dalam aktivitas sehari-hari. Pengguna kini bisa mendapatkan pengalaman audio yang lebih personal tanpa harus selalu mengandalkan smartphone.

Dikutip dari TechRadar, Minggu (6/9/2026), penggunaan AI menjadi salah satu perkembangan terbaru pada earbuds. Teknologi ini dapat meningkatkan suara, memperjelas panggilan, hingga mengoptimalkan noise cancellation.

Fitur tersebut membuat earbuds bisa menyesuaikan pengalaman penggunaan berdasarkan kondisi di sekitar. Misalnya, teknologi noise cancellation dapat membantu pengguna mengurangi suara bising ketika berada di kendaraan umum atau tempat ramai.

Earbuds juga mulai digunakan untuk membantu menerjemahkan percakapan secara langsung. Teknologi semacam ini berpotensi membuat earbuds lebih berguna ketika pengguna bepergian ke negara lain.

Perkembangan earbuds juga mulai menyentuh sektor kesehatan. Sejumlah perangkat telah menggunakan sensor untuk mengumpulkan data tertentu, termasuk detak jantung dan informasi terkait kesehatan pendengaran.

Baca Juga: Honor Earbuds 5e Meluncur, Bisa Terjemahkan 15 Bahasa Secara Real-Time

Apple, misalnya, menghadirkan sejumlah fitur kesehatan pendengaran pada AirPods Pro 2. Fitur tersebut menunjukkan bahwa earbuds dapat memiliki fungsi tambahan yang sebelumnya lebih banyak ditemukan pada perangkat kesehatan khusus.

Meski semakin canggih, tidak semua fitur tersebut akan dibutuhkan setiap pengguna. Bagi sebagian orang, kualitas suara, kenyamanan, daya tahan baterai dan noise cancellation tetap menjadi pertimbangan utama saat membeli earbuds.

Fitur AI dan penerjemahan baru terasa berguna ketika mampu menyelesaikan kebutuhan tertentu. Pengguna yang sering bepergian, bekerja di lingkungan ramai, atau membutuhkan fitur aksesibilitas mungkin mendapatkan manfaat lebih besar dari teknologi tersebut.

Di sisi lain, semakin banyak fitur juga dapat membuat perangkat menjadi lebih kompleks. Pengguna perlu memperhatikan apakah fitur tambahan tersebut benar-benar digunakan atau hanya menjadi bagian dari spesifikasi yang jarang disentuh.

Karena itu, earbuds pintar tidak selalu berarti earbuds dengan fitur paling banyak. Perangkat yang benar-benar berguna justru adalah yang mampu membuat aktivitas pengguna lebih praktis tanpa menambah banyak langkah.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa earbuds perlahan berubah dari aksesori audio menjadi perangkat pendamping aktivitas sehari-hari. Namun, nilai sebuah earbuds tetap ditentukan oleh seberapa relevan fitur yang ditawarkan dengan kebutuhan penggunanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.