Wearable Makin Canggih, Tapi Mana Fitur yang Benar-Benar Berguna?

AKURAT.CO Wearable kini tidak hanya digunakan untuk melihat waktu atau menghitung langkah. Smartwatch dan fitness tracker sudah memiliki GPS, pemantauan tidur, detak jantung, hingga kecerdasan buatan (AI).
Namun, banyaknya fitur tidak selalu membuat wearable lebih berguna. Pengguna perlu melihat apakah fitur tersebut benar-benar membantu aktivitas sehari-hari atau hanya menjadi tambahan spesifikasi.
Bagi pengguna yang rutin berlari, bersepeda, atau beraktivitas outdoor, GPS menjadi salah satu fitur yang berguna. GPS dapat membantu mencatat jarak, pace dan metrik latihan tanpa harus selalu membawa ponsel.
Pemantauan detak jantung juga berguna untuk melihat respons tubuh saat berolahraga. Meski begitu, kualitas sensor tetap penting karena akurasi setiap wearable bisa berbeda.
Fitur pemantauan tidur kini semakin umum ditemukan pada smartwatch dan smart ring. Data seperti durasi tidur, detak jantung saat istirahat dan tahapan tidur dapat membantu melihat pola istirahat.
Dikutip dari Engadget, Selasa (8/9/2026), wearable dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas dan kondisi tubuh. Namun, data tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai diagnosis medis.
Fitur tidur akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk memahami kebiasaan istirahat. Percuma jika pengguna hanya melihat angka setiap pagi tanpa melakukan perubahan dari informasi tersebut.
Masalah baterai juga menjadi penting karena beberapa fitur membutuhkan pemakaian dalam waktu lama. Semakin sering wearable dilepas untuk diisi ulang, semakin besar kemungkinan data aktivitas ikut terlewat.
AI mulai menjadi fitur baru pada sejumlah wearable. Teknologi ini dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi latihan, merangkum data kesehatan, hingga membantu melalui perintah suara.
Namun, Tom's Guide menilai sebagian fitur AI pada smartwatch masih terasa sebagai tambahan. AI baru benar-benar berguna jika mampu mengubah data menjadi rekomendasi yang relevan bagi pengguna.
Tidak semua fitur sederhana berarti tidak penting. Lampu LED pada smartwatch Garmin yang awalnya dianggap gimmick ternyata berguna untuk berlari malam, pergi ke gym, hingga aktivitas sehari-hari.
Hal tersebut menunjukkan bahwa manfaat fitur tidak selalu ditentukan oleh kecanggihan teknologinya. Fitur sederhana yang mudah digunakan dan hadir pada waktu yang tepat justru bisa lebih berguna daripada teknologi futuristis yang jarang dipakai.
Pada akhirnya, pengguna tidak perlu mengejar smartwatch dengan jumlah fitur paling banyak. Beberapa fitur yang cenderung paling berguna adalah:
- GPS, terutama untuk olahraga dan aktivitas outdoor.
- Detak jantung, untuk memantau respons tubuh saat beraktivitas.
- Pemantauan tidur, untuk melihat pola istirahat dari waktu ke waktu.
- Baterai tahan lama, agar perangkat dapat digunakan secara konsisten.
- Notifikasi dan kontrol dasar, untuk mengurangi kebutuhan membuka ponsel.
- Fitur keselamatan, terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas sendiri.
- Fitur olahraga, jika perangkat memang digunakan untuk latihan rutin.
Sementara itu, fitur seperti AI, skor kesehatan dan metrik tambahan sebaiknya dipilih sesuai kebutuhan. Wearable yang berguna adalah perangkat dengan fitur yang benar-benar membantu aktivitas sehari-hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









