Tekno

Apple Disebut Mulai Tinggalkan Vision Pro, Minat Pasar Tak Pulih Meski Diperbarui

Winna Wandayani | 4 Mei 2026, 17:06 WIB
Apple Disebut Mulai Tinggalkan Vision Pro, Minat Pasar Tak Pulih Meski Diperbarui
Apple Vision Pro (Apple.com)

AKURAT.CO Apple dilaporkan mulai mengurangi fokus pada headset Vision Pro setelah pembaruan terbarunya gagal menarik minat pasar. Informasi ini mencuat dari laporan yang mengutip sumber internal perusahaan.

Pada Oktober 2025, Apple memperbarui Vision Pro dengan chip M5 yang lebih kencang serta desain tali yang diklaim lebih nyaman. Namun di luar itu, tidak ada perubahan besar pada perangkat.

Pembaruan tersebut ternyata belum cukup untuk mendorong penjualan. Minat konsumen tetap rendah meski performa perangkat meningkat.

Sejak awal, Vision Pro memang mendapat sorotan karena harganya yang mencapai US$3.499 (sekitar Rp60,7 jutaan). Faktor ini dinilai menjadi salah satu penghambat utama adopsi di pasar.

Selain harga, bobot perangkat yang lebih dari 1,3 pon juga menjadi keluhan pengguna. Meski Apple menghadirkan Dual Knit Band untuk meningkatkan kenyamanan, penggunaan dalam waktu lama tetap terasa kurang praktis.

Dari sisi teknis, chip M5 membawa peningkatan seperti refresh rate 120Hz, jumlah piksel lebih tinggi sekitar 10 persen, serta tambahan daya tahan baterai sekitar 30 menit. Namun, peningkatan ini belum cukup mengubah persepsi pasar.

Secara keseluruhan, Vision Pro disebut hanya terjual sekitar 600.000 unit sejak peluncuran. Tingkat pengembalian produk juga dilaporkan jauh lebih tinggi dibandingkan perangkat Apple lainnya.

Situasi ini membuat Apple diduga menghentikan pengembangan lanjutan Vision Pro. Tim yang sebelumnya mengerjakan proyek tersebut kini dialihkan ke divisi lain di dalam perusahaan, sebagaimana dikutip dari MacRumors, Jumat (1/5/2026).

Sebagian anggota tim Vision Pro kini bergabung dengan tim Siri yang dipimpin Mike Rockwell sejak Maret 2025. Di sisi lain, proyek headset versi lebih ringan dan murah yang sempat dirumorkan juga disebut telah dibatalkan.

Sebagai gantinya, Apple kini fokus mengembangkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI). Produk ini diperkirakan belum akan menghadirkan layar, dan lebih mirip dengan kacamata pintar yang sudah ada di pasar saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.