Tekno

AHY Diangkat Jadi Menteri Oleh Presiden Jokowi, Peringatan untuk PDI-P, PKB, dan Nasdem

Cristina Malonda | 23 Februari 2024, 23:33 WIB
AHY Diangkat Jadi Menteri Oleh Presiden Jokowi, Peringatan untuk PDI-P, PKB, dan Nasdem

Tekno.akurat.co - Dilantiknya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). .

Dinilai menjadi peringatan bagi partai lain yang tidak mendukung capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Adapun dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM), ada sejumlah menteri yang partainya tidak mendukung Prabowo-Gibran yakni PDI-P, PPP, Nasdem, dan PKB.

'Jadi reshuffle terbatas ini ya dengan dilantiknya AHY sebagai Menteri ATR itu bisa dibaca sebagai sebuah peringatan.

Bagi Partai Nasdem, PDI-P, dan PKB yang masih ada dalam kabinet Jokowi Ma’ruf Amin,' kata Pengamat Politik, Karyono Wibowo saat dihubungi, Rabu (21/Februari/2024).

Baca Juga: Gaji yang Diterima AHY Setelah Dilantik Menjadi Menteri ATR/BPN

Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang AHY Jadi Menteri, Peringatan untuk PDI-P, PKB, dan Nasdem.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan Jokowi juga akan mengganti atau me-reshuffle menteri dari PDI-P, Nasdem, dan PKB.

Tetapi, Karyono menambahkan, hal ini juga bergantung sikap dari partai-partai tersebut terhadap hasil pilpres.

'Dilantiknya AHY sebagai Menteri ATR itu secara semiotika politik ya bisa menjadi sinyal bahwa Presiden Jokowi itu bisa saja nanti akan mereshufle menteri-menteri dari PDI-P, PKB, dan Nasdem,' ujar dia.

Dia mencontohkan, jika nantinya partai di luar koalisi Prabowo-Gibran yang ada di Parlemen mengajukan hak angket terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024, peluang reshuffle besar terjadi.

Jokowi Dinilai Butuh Demokrat Agar Soft Landing Jika hak angket nantinya benar akan diajukan , menurutnya, situasi politik sudah semakin memanas karena sudah terjadi perang terbuka.

Baca Juga: Profil AHY Agus Harimurti Yudhoyono yang Dikabarkan Akan Menjadi Menteri di Kabinet Prabowo

'Kalau seandainya hak angket itu kemudian di dorong ke DPR oleh PDI-P kemudian PKB dan Nasdem ikut mendukung.

Maka bisa jadi Jokowi akan me-reshuffle, me-reshuffle menteri-menteri dari PDI-P, PKB dan Nasdem,' ucap dia.

Peneliti sekaligus Direktur Indonesian Public Institute (IPI) ini menyebut dukungan Jokowi kepada Prabowo-Gibran sudah tidak bisa ditutup-tutupi lagi.

Dengan demikian, ayah dari Gibran ini juga turut bertanggung jawab untuk mengamankan kemenangan capres-cawapres nomor urut 2.

'Sehingga jokowi juga ikut mengawal sampe Prabowo-Gibran dilantik sebagai presiden dan wakil presiden,' kata dia lagi.

Baca Juga: Wacana Hak Angket Usut Dugaan Kecurangan Pemilu, Digulirkan Ganjar, Didukung Anies, dan Dipersilakan Jokowi

Diketahui, pelantikan AHY sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasio nal (ATR/BPN) dilakukan Presiden RI Jokowi di Istana Negara.

Adapun, AHY menggantikan posisi Hadi Tjahjanto yang sebelumnya menjadi Menteri ATR/ BPN.

Di sisi lain, Hadi Tjahjanto pada Rabu ini dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Ditelepon Pratikno Malam-malam hingga Jadi Menteri ATR/Kepala BPN Hadi menggantikan Mahfud MD yang sebelumnya telah mengundurkan diri karena menjadi cawapres peserta Pemilu 2024.

Demikian yang dapat kami sampaikan dalam kesempatan kali ini membahas AHY Jadi Men teri, Peringatan untuk PDI-P, PKB, dan Nasdem

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.