Tekno

Wearable Mana yang Benar-Benar Berguna dan Layak Dibeli?

Winna Wandayani | 9 September 2026, 19:51 WIB
Wearable Mana yang Benar-Benar Berguna dan Layak Dibeli?
Ilustrasi Wearable (Pexels)

AKURAT.CO Wearable kini hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari smartwatch, smartband, smart ring, hingga earbuds. Banyaknya pilihan membuat pengguna perlu mempertimbangkan perangkat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Perkembangan teknologi juga membuat wearable tidak lagi sekadar aksesori untuk melihat waktu atau menerima notifikasi. Perangkat ini kini dapat membantu memantau aktivitas, olahraga, tidur, serta kesehatan.

Selain itu, wearable semakin terhubung dengan smartphone dan ekosistem digital pengguna. Kondisi ini membuat fungsi wearable semakin beragam dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Smartwatch Masih Jadi Pilihan Paling Serbaguna

Bagi pengguna yang ingin satu perangkat dengan fungsi lengkap, smartwatch masih menjadi pilihan yang masuk akal. Perangkat ini dapat menggabungkan notifikasi, pelacakan aktivitas, fitur olahraga, pemantauan kesehatan, hingga fungsi smartphone.

Namun, smartwatch mahal tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang. Jika hanya membutuhkan penghitung langkah, notifikasi dan pemantauan tidur, smartwatch kelas menengah sudah cukup.

Kebutuhan pengguna yang rutin berlari, bersepeda, atau melakukan aktivitas outdoor tentu berbeda. GPS, detak jantung, metrik latihan, navigasi dan daya tahan baterai menjadi fitur yang lebih penting.

Garmin menjadi salah satu merek yang fokus pada olahraga dan aktivitas outdoor. Sejumlah smartwatch Garmin unggul dalam fitur latihan, GPS dan daya tahan baterai, sebagaimana dikutip dari TechRadar, Rabu (9/9/2026).

Smartband dan Smart Ring Punya Pengguna Sendiri

Tidak semua orang membutuhkan layar besar dan berbagai fungsi smartwatch. Smartband bisa menjadi pilihan lebih sederhana bagi pengguna yang hanya ingin memantau langkah, aktivitas, tidur dan sejumlah metrik kesehatan dasar.

Pilihan ini membuat pengguna tidak perlu membayar fitur yang jarang dipakai. Fitness tracker juga menawarkan pemantauan aktivitas dengan harga lebih terjangkau.

Sementara itu, smart ring hadir dengan desain minimalis tanpa layar. Bentuknya ringkas dan cocok untuk memantau aktivitas serta kesehatan secara pasif.

Oura Ring 4 menjadi salah satu contohnya. Menurut Tom's Guide, perangkat ini nyaman, baterainya hampir sepekan dan aplikasinya cukup lengkap, meski ada biaya berlangganan.

Smart ring sendiri tidak benar-benar menggantikan smartwatch karena fungsi keduanya berbeda. Jika pengguna membutuhkan GPS, navigasi, notifikasi atau kontrol musik dari pergelangan tangan, smartwatch tetap lebih praktis.

Fitur Kesehatan Jangan Jadi Satu-Satunya Alasan Membeli

Pemantauan detak jantung, SpO2, tidur dan stres menjadi salah satu daya tarik utama wearable modern. Data tersebut dapat membantu pengguna melihat pola aktivitas dan perubahan kebiasaan tubuh dari waktu ke waktu.

Namun, angka yang muncul di layar sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai diagnosis medis. Wearable lebih tepat digunakan sebagai alat pemantauan dan indikator, sementara masalah kesehatan tetap perlu dinilai berdasarkan pemeriksaan yang sesuai.

Hal serupa berlaku ketika pengguna memilih perangkat premium dengan sensor lebih banyak. Sensor tambahan baru benar-benar bernilai jika pengguna memang membutuhkan data tersebut dan memahami bagaimana informasi itu dapat digunakan.

Earbuds Juga Makin Penting

Perangkat wearable sekarang tidak hanya berada di pergelangan tangan atau jari. Earbuds berkembang dengan fitur seperti active noise cancellation atau ANC, mode transparansi, konektivitas multipoint, hingga berbagai kemampuan berbasis software.

Namun, prinsip memilihnya tetap sama seperti smartwatch. Pengguna yang sering bepergian mungkin lebih membutuhkan ANC, sementara orang yang banyak melakukan panggilan akan lebih membutuhkan mikrofon dan koneksi yang stabil.

Jadi, Wearable Mana yang Layak Dibeli?

Untuk pemula, smartwatch menjadi pilihan serbaguna untuk kebutuhan sehari-hari, sementara smartband cocok untuk fungsi dasar. Pengguna yang rutin berolahraga dapat memilih smartwatch dengan GPS dan fitur latihan yang lebih lengkap.

Smart ring lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan pemantauan tidur dan kesehatan secara pasif. Sementara itu, earbuds sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan seperti ANC, kualitas panggilan, kenyamanan dan daya tahan baterai.

Pada akhirnya, wearable yang paling berguna bukanlah perangkat dengan sensor terbanyak atau harga paling mahal. Pilihan terbaik adalah perangkat yang nyaman, sesuai kebutuhan, kompatibel dengan smartphone dan benar-benar digunakan secara rutin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.