Tekno

Apple Watch, Galaxy Watch, Garmin atau Huawei, Mana yang Cocok untuk Kebutuhan Berbeda?

Winna Wandayani | 31 Agustus 2026, 16:40 WIB
Apple Watch, Galaxy Watch, Garmin atau Huawei, Mana yang Cocok untuk Kebutuhan Berbeda?
Ilustrasi Smartwatch (Freepik)

AKURAT.CO Pilihan smartwatch kini semakin beragam, bukan hanya dari desain dan jumlah fiturnya. Apple Watch, Galaxy Watch, Garmin dan Huawei juga memiliki fokus berbeda, mulai dari ekosistem hingga olahraga.

Karena itu, smartwatch yang cocok bagi satu pengguna belum tentu sesuai untuk lainnya. Kompatibilitas ponsel, aktivitas, aplikasi, serta daya tahan baterai perlu diperhatikan sebelum membeli.

Pengguna sebaiknya memilih smartwatch berdasarkan kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar spesifikasi. Dengan begitu, fitur yang tersedia bisa benar-benar digunakan dan tidak hanya menjadi pelengkap.

Apple Watch untuk Pengguna iPhone

Apple Watch memiliki hubungan yang sangat erat dengan iPhone. Apple mencantumkan iPhone sebagai perangkat yang dibutuhkan untuk menggunakan berbagai generasi Apple Watch, termasuk model yang menjalankan watchOS 26.

Kondisi ini membuat pilihan cukup sederhana bagi pengguna iPhone, tetapi sekaligus membatasi fleksibilitasnya. Pengguna Android tidak bisa menjadikan Apple Watch sebagai pilihan smartwatch utama seperti halnya pengguna iPhone.

Galaxy Watch dan Ekosistem Android

Galaxy Watch menggunakan ekosistem Android dan mendukung sejumlah ponsel yang kompatibel. Namun, beberapa model terbaru tidak lagi mendukung penggunaan dengan iPhone.

Selain sistem operasi, kompatibilitas perangkat juga memengaruhi fitur yang bisa digunakan. Sejumlah fitur kesehatan Galaxy Watch membutuhkan ponsel Samsung Galaxy tertentu.

Karena itu, pengguna perlu mengecek kompatibilitas sebelum membeli Galaxy Watch. Hal ini penting agar fitur yang dibutuhkan dapat digunakan secara penuh.

Garmin Lebih Fokus ke Olahraga

Garmin memiliki pendekatan yang lebih berfokus pada olahraga dibandingkan fungsi smartwatch umum. Sejumlah model Garmin menawarkan GPS, pemantauan detak jantung, serta berbagai metrik latihan.

Dikutip dari TechRadar, Jumat (28/8/2026), fitur tersebut ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan data olahraga lebih detail. Namun, tidak semua pengguna memerlukan seluruh metrik tersebut.

Bagi pengguna yang hanya membutuhkan notifikasi atau pemantauan aktivitas dasar, fitur olahraga yang lengkap mungkin kurang diperlukan. Karena itu, kebutuhan penggunaan tetap menjadi pertimbangan utama sebelum memilih smartwatch.

Huawei Mengutamakan Daya Tahan Baterai

Huawei juga menonjolkan daya tahan baterai pada sejumlah smartwatch-nya. Android Authority mencatat Huawei Watch GT 6 Pro dapat bertahan hingga 21 hari dalam kondisi tertentu, serta dilengkapi GPS dan fitur kebugaran.

Namun, pengguna tetap perlu mempertimbangkan dukungan aplikasi dan ekosistem. Baterai yang tahan lama akan kurang berguna jika fitur yang dibutuhkan tidak tersedia.

Jadi, Mana yang Cocok?

Jika menggunakan iPhone, kompatibilitas Apple Watch dengan ekosistem Apple menjadi hal penting untuk diperhatikan. Sementara pengguna Android memiliki pilihan seperti Galaxy Watch, Garmin, atau Huawei sesuai kebutuhan.

Garmin lebih cocok dipertimbangkan oleh pengguna yang rutin berolahraga dan membutuhkan data latihan lebih lengkap. Sementara Galaxy Watch dan Huawei dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dalam penggunaan sehari-hari.

Pada akhirnya, tidak ada satu smartwatch yang paling cocok untuk semua orang. Pilihan sebaiknya disesuaikan dengan ponsel, aktivitas dan fitur yang benar-benar dibutuhkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.