Tekno

Grab Akhirnya Mendapatkan Profit, Manajemen Terang-terangan Buka Soal Caranya

Cristina Malonda | 24 Februari 2024, 21:09 WIB
Grab Akhirnya Mendapatkan Profit, Manajemen Terang-terangan Buka Soal Caranya

Tekno.akurat.co - Grab menembus keuntungan pertamanya sepanjang sejarah. Pada kuartal terakhir 2023, per usahaan saingan Gojek ini membukukan profit US$ 11 juta.

Kinerja bottom line Grab meroket dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelum nya.

Pada kuartal terakhir 2022, Grab masih rugi US$ 391 juta. Sepanjang Oktober-Desember 2023, Grab mencetak pendapatan US$ 653 juta.

Menurut keterangan resmi perusahaan, perbaikan kinerja yang impresif ini didorong oleh 'perbaikan di EBIDTA disesuaikan di seluruh group, perubahan valuasi portofolio investasi, dan biaya kompensasi berbasis kepemilikan saham yang lebih rendah.'

Baca Juga: Beredar Kembali Kabar Merger Grab dan Gojek, Berikut ini Faktanya

Dalam kinerja setahun, Grab masih mencetak rugi US$ 485 juta. Angka ini menyusut drastis dari kerugian US$ 1,74 miliar pada 2022.

Dalam kesempatan kali ini sengaja kami akan membahas tentang Grab Akhirnya Mendapat kan Profit, Manajemen Terang-terangan Buka Soal Caranya.

'Kami mengakhiri 2023 dengan [kinerja bisnis] mobility lebih baik dari angka sebelum Covid. Kami melihat kenaikan pesat di bisnis mobility,' kata CFO Grab Peter Oey kepada CNBC Inter nationaldikutip pada Jumat (23/2/2024).

Bisnis mobility mencakup layanan transportasi berbasis aplikasi. Grab juga menyediakan layanan pesan antar makanan, pengiriman barang, serta layanan finansial pembayaran dan asuransi di dalam aplikasinya.

Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Edit Foto yang Lagi Trending dan Banyak Digunakan Anak Muda Sekarang ini

“Jika Anda melihat bisnis pengantaran, kami membukukan rekor lagi, tumbuh 13 persen YoY. Pengguna di platform kami bertambah juga. Jadi momentum kami sangat bagus,” kata Oey.

Grab juga mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai US$ 500 juta dari publik.

Sepanjang kuartal terakhir 2023, insentif yang dikucurkan Grab ke mitra dan konsumen, makin menyusut.

Dan sekarang, insentif yang diberikan Grab hanya sekitar 7,3 persen dari total nilai penjua lan lewat aplikasi.

Pada periode yang sama tahun lalu, insentif yang dikucurkan Grab mencapai 8,2 persen dari total transaksi.

Baca Juga: Cara Membuat IKD (Identitas Kependudukan Digital) Atau KTP Digital Secara Online

Grab menyatakan insentif dikucurkan untuk menarik pengemudi dan penumpang ke platform nya. Tetapi, insentif harus makin diperkecil demi mencapai labal.

Oey menyatakan insentif akan selalu menjadi 'pengungkit' bisnis. 'Saya berpikir tidak akan ada situasi yang insentif sama sekali tidak ada.

Insentif ada untuk memastikan kami memiliki cukup pengemudi dan menarik konsumen yang sensitif soal harga.'

Kerugian Dari 2012

Menurut CNBC Internationalkerugian Grab sejak lahir pada 2012 mencapai miliaran dolar AS.

Kinerja tersebut disebabkan oleh fokus perusahaan atas pertumbuhan, yang biasanya berarti aksi 'bakar duit.'

Baca Juga: Cara Membayar Pajak Kendaraan Online di Hp Android

Tetapi, perlambatan ekonomi global dan investor yang lebih hati-hati dalam pengucuran mod al mendorong Grab untuk mengalihkan fokus ke profitabilitas dan lebih ketat mengendalikan biaya.

Demikian yang dapat kami sampaikan membahas Grab Akhirnya Mendapatkan Profit, Manaje men Terang-terangan Buka Soal Caranya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.